tribas

The Thoughts and Talks

Wali Songo atau Wali Sembilan dari Masa ke Masa

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on June 26, 2008


Dengan menyebut nama-Mu yang terindah ya Rab,
Duhai Dzat yang selalu menyertai kami.

Readers..

Berikut ini merupakan sekelumit dari salah satu banyaknya cerita mengenai perjalanan para Penyebar Kedamaian yang berada dan hidup serta berkehidupan beberapa lamanya di Bumi dan Lautan Nusantara ini. Merekalah yang dikenal dengan nama atau sebutan Wali (Wali Songo) atau juga biasa dikenal dengan panggilan Kanjeng Sunan atau Kanjeng Wali.

Menurut sejarah yang diceritakan dari generasi ke generasi, dikenal dengan sebutan Wali sembilan atau Wali Songo. Namun pada kenyataannya, dalam perjalanan kehidupan seseorang, ditemukan adanya Wali yang lain. Sedemikian rupa jumlah Wali Songo atau Wali Sembilan ini tidak lagi Sembilan, bahkan lebih.

Namun, jumlah Dewan atau Majlis Wali adalah tetap dipertahankan berjumlah sembilan orang, sehingga Wali Songo adalah tetap Wali Songo atau Wali Sembilan. Silih berganti bergiliran mengantikan Wali yang sebelumnya untuk tetap berjumlah sembilan.

Dalam catatan kehidupan saya, saya mengenal adanya Lima masa atau periode Wali, yang di profilkan perorangan (yang ada pada catatan saya) secara singkat sebagai berikut:

Periode Pertama para Wali


Sunan Maulana Malik Ibrahim

Kenegaraan Turki
Spesialisasi Tata Negara
Meninggal di Gresik-Jawa Timut, 1419 M

Sunan Malik Isroil
Kenegaraan Turki
Spesialisasi Tata Negara
Meninggal di Gn Santhi-Cilegon, Banten, 1435 M

Sunan Maulana Muhammad Ali Akbar
Kenegaraan Persia (Iran)
Spesialisasi Medis
Meninggal di Gn Santhi-Cilegon, Banten, 1435 M

Sunan Maulana Hasanuddin
Kenegaraan Palestina
Spesialisasi unknown
Meninggal di Masjid Banten Lama, 1462 M

Sunan Maulana Aliyuddin
Kenegaraan palestina
Spesialisasi unknown
Meninggal di Masjid Banten Lama, 1462 M

Sunan Syekh Subakir
Kenegaraan Iran
Spesialisasi unknown
Meninggal di Iran-Persia, 1462 M

Sunan Maulana Muhammad Jumadil Kubro
Kenegaraan Mesir
Spesialisasi unknown
Meninggal di Triloyo-Trowulan Mojokerto, JaTim

Sunan Maulana Muhammad al Maghrobi
Kenegaraan Marakash (Maroko)
Spesialisasi unknown
Meninggal di Jatinom-Klaten, Ja-Teng, 1465 M

Sunan Maulana Ishak
Kenegaraan Samarkan (Bukhara, Rusia Selatan)
Spesialisasi Medis
Meninggal di Pasai-Aceh

Periode ke-Dua para Wali

Sunan (Raden) Ahmad Ali Rhamatullah a.k.a Sunan Ampel
Kenegaraan Indonesia-Jeumpa, Aceh
Spesialisasi unknown
Meninggal di Surabaya, JaTim

Sunan Sayyid Ja’far Shodiq a.k.a Sunan Kudus
Kenegaraan Palestina
Spesialisasi unknown
Meninggal di Kudus, JaTeng

Sunan Syarif Hidayatullah a.k.a Sunan Gunung Jati
Kenegaraan Palestina
Spesialisasi unknown
Meninggal di Cirebon, Ja-Bar

Periode ke-Tiga para Wali

Sunan Syekh Maulana Ainul Yakin a.k.a Sunan Raden Paku a.k.a Sunan Giri
Kenegaraan Indonesia, Putra Syekh Maulana Ishak
Spesialisasi unknown
Meninggal Gresik-JaTim

Sunan (Raden) Said a.k.a Sunan Kalijaga
Kenegaraan Indonesia, Putra Adipati Tuban JaTim
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

Sunan (Raden) makdum Ibrahim a.k.a Sunan Bonang
Kenegaraan Indonesia, Surabaya, Putra Sunan Ampel
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

Sunan (Raden) Qosim a.k.a Sunan Drajat
Kenegaraan Indonesia, Surabaya, Putra Sunan Ampel
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

Periode ke-Empat para wali

Sunan (Raden) Hasan a.k.a Sunan (Raden) Patah a.k.a Sultan Demak
Kenegaraan Indonesia, Putra Raja Brawijaya Majapahit
Spesialisasi Tata Negara
Meninggal unknown



Sunan Fathullah Khan
Kenegaraan Indonesia, Putra Sunan Gunung Jati
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

Periode ke-Lima para Wali

Sunan (Raden) Umar Said a.k.a Sunan Muria
Kenegaraan Indonesia, Putra Sunan Kalijaga
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

Sunan Syekh Lemah Abang a.k.a Syekh Siti jenar**
Kenegaraan non-Indonesia
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

Sunan Bayat
Kenegaraan Indonesia
Spesialisasi unknown
Meninggal unknown

**Khusus untuk Syekh Lemah Abang, benyak verse yang menyatakan kehidupan beliau… namun sepengetahuan saya yang bodoh, apa yang beliau ajarkan adalah benar, namun tidak semua orang mampu memahami apa yang diajarkan.

Namun satu hal yang pasti, banyak diantara para wali tersebut yang memiliki gelar Raden.

yang kedua adalah bagaimana mereka bisa berkomunikasi, sedangkan mereka adalah berbeda-beda suku, ras, dan kewarganegaraannya?

Demikian dituliskan ulang dengan maksud untuk menghargai apa yang telah diupayakan oleh para Wali Songo tersebut.

Duhai Eyang Buyut Sunan Bonang yang dimakamkan di Tuban dan Istri yang dimakamkan di Rembang…insya Allah, Allah SWT senantiasa memuliakan kalian… Amien

Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About these ads

6 Responses to “Wali Songo atau Wali Sembilan dari Masa ke Masa”

  1. http://kgmelayumajidee.wordpress.com/2008/06/28/republic-of-malaysia-ketuanan-case-study/

  2. [...] June 28, 2008 by Ko Yem Binjai Wali Songo atau Wali Sembilan dari Masa ke Masa « tribas [...]

  3. ariefdj™ said

    ..cara mereka berkomunikasi ? .. he he, ya bahasa arab lah jika sesama mereka.. jika dengan masyarakat setempat, ya sepertinya pake bahasa jawa..

  4. devywisnu said

    cara mereka berkomunikasi ? yang jelas berbicara, jika dengan masyarakat setempat menggunakan bahasa setempat

  5. ahmadadhim said

    ada yang mengatakan wali songo itu gak hanya sembilan.
    kanapa sembilan, katanya lagi adalah karena dalam masyakat jawa waktu itu. Sembian mewakili suatu jumlah yang saking banyaknya.

  6. bhojpuri videos…

    [...]Wali Songo atau Wali Sembilan dari Masa ke Masa « tribas[...]…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: