tribas

The Thoughts and Talks

Archive for the ‘World-War’ Category

Indonesia Tahun 2012 ?

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on January 4, 2010

Sahabat, saudara sebangsa setanah air
dimana berhimpun segala kekayaan alam sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Mencermati perkembangan internasional dalam beberapa masa kebelakang, dari persepektif energi saya mencoba melihat kedepan, yaitu kondisi Indonesia pada tahun 2012. Tentunya eksposur atas Indonesia pada tahun 2012 yang saya lakukan ini belum tentu menjadi sebuah kenyataan, mungkin ada banyak yang “meleset” namun bisa jadi ada yang “persis sama”. Apapun, saya bukan paranormal atau ahli nujum yang mencoba meramalkan bagaimana kondisi Indonesia pada tahun 2012, namun hanya sebuah pemikiran yang mungkin sebaiknya dijadikan kewaspadaan untuk kebaikan bersama.

Kira-kira, pada tahun 1997-an, krisis moneter mulai melanda Indonesia setelah carut marut konflik pendapat mengenai keberadaan IMF.
Kira-kira pada tahun 2005, harga minyak mentah dunia (World Crude Price) mulai beranjak naik, hingga pemerintah mengkalkulasi diperlukannya tambahan subsidi untuk Bahan Bakar Domestik. Kira-kira pada tahun 2006 pemerintah Indonesia mulai me-rekalkulasi pendapatan negara dan segera melakukan berbagai manuver penyelesaian hutang internasional.

Siapa sangka, pada tahun 2008-2009 krisis moneter kembali mengguncang, namun kali ini dimulai dengan melanda Amerika Serikat. Menurut pendapat banyak ahli, Indonesia termasuk salah satu negara yang mampu bertahan dalam gelombang krisis tersebut dengan berbagai istilah canggih dalam hal ekonomi diutarakan oleh banyak pihak. Dalam menyikapi hal ini, kita patut bersyukur atas pendapat hal tersebut.

Sayangnya saya tidak seoptimis pendapat banyak para ahli, saya bukan ahli namun saya mungkin sejalan dengan pemikiran beberapa ahli yang memikirkan adanya bahaya besar bagi perekonomian Indonesia pada tahun 2012.

Mari kita telaah satu-persatu.
2008, awal krisis di Amerika, bunga FED nyaris 0%, pengangguran semakin menjadi di Amerika, harga minyak mencapai 40 USD/Barel. Banyak negara mengucurkan dana talangan untuk perekonomiannya, Neraca Keuangan Negatif.
2009, Dubai yang dapat dikatakan sebagai centre bisnis middle east mulai terseok-seok, meminta reschedule hutang luar negerinya.
harga minyak sudah mencapai 65-70 USD/Barel, namun bunga FED masih disekitar 0-1%.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? apa hubungannya?
2010, 2011, 2012 belum diketahui nasibnya.

Ketika USA, Eropa, China, Jepang banyak mengeluarkan debvisanya untuk mempertahankan (stimulasi) ekonomi dalam negerinya, Indonesia justru bertahan.
Pada tahun ini ketika minyak duni mencapai 70-an USD/Barel, diduga ini adalah bukan harga asli minyak dunia (real price), tetapi karena adanya permainan para spekulan dalam pasar komoditas. mengapa demikian? karena perekonomian Amerika belum sepenuhnya pulih, sehingga jelas dana talangan Pemerintah Amerika kepada negaranya adalah sesungguhnya belum mengakibatkan harga minyak dunia menjadi seperti sekarang ini.

Bilamana kita dapat berasumsi, dengan menilik kemampuan para ahli strategi ekonomi Amerika, Eropa, China dan Jepang, diperkirakan pada tahun 2011 mereka baru akan benar-benar pulih.
Kita mungkin bertanya, “Lalu apa ngefeknya?”,
Jawabnya sederhana, ketika industri mereka mulai pulih, ekonomi mereka mulia pulih, maka daya serap mereka akan komoditas termasuk minyak mentah akan meningkat. Harga listed saat ini yang bernilai 70an USD/Barel akan sangat mungkin meningkat, menuju 90an USD/Barel. Sedangkan, perkenomian Indonesia saat ini masih belum stabil, terlabih ketika pemerintahan baru (2009-2014) masih belum benar-benar settle… dikhawatirkan pada tahun 2012, ketika harga komoditas melonjak tinggi, maka kita sudah tertinggal. saat itu, Industri-industri kita akan sangat rusak karena kekurangan modal akibat biaya tinggi, masyarakat belum atau tidak memiliki daya beli yang cukup, jumlah penduduk miskin meningkat…dan seterusnya…

Bisa kita bayangkan bilamana kondisi saat ini tidak segera diformulasikan suatu strategi yang baik oleh Pemerintah untuk menghadapi 2012. Nostradamus mungkin tidak benar ketika meramalkan 2012 bahwa dunia akan kiamat, tetapi negeri ini sangat rentan untuk menghadapi kondisi yang sangat buruk.

“Sedia payung sebelum hujan…” mungkin itu solusinya? apapun isi dari payung tersebut…
Sekali lagi, ini hanya supaya kita waspada, kemungkinan ini selalu ada, yang sebaliknya pun (kemungkinan yang baik) tetap ada.

Sore tadi saya mencoba merenung..” Kalaupun saya punya salah satu payungnya, tetapi siapa yang akan percaya dengan saya? saya khan bukan ahlinya, saya hanya anak kemarin sore dimata banyak orang”

Technorati Tags: , , , , , , , , , ,

Posted in 2012, America, Asia, bangsa-besar, business, crude-oil, derajat, Eropa, Europe, Finance, globalization, Indonesia, International, investasi, kiamat-industri, Nusantara, penduduk-indonesia, prosperity, Ramalan, Sectoral-Setting, tanda-tanda-kiamat, Teknologi, trade-balance, tribas, world, World-War | Tagged: , , , , , , , , , , | 4 Comments »

Old Technology used by NAZI

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on October 5, 2009

I wrote this to respect to those who already made some big contribution to the world of energy, despite of the knowledge are used on some un-proper aim.
I’am not on of them, but still i’m learning how did they do their “business”.

It was time for war among Nations, The World War II in the land of Europe

NAZI with their army forced so called SS Army Troops, at that time are such high military action in Europe.
The aim of those military aggression is, maybe, to rule The European land and made the Aryan Race become the leader or at least the highest leader for some portion of land in The World.

During the war at that time, US military are surprised, how NAZI may have such unlimited energy to made their military vehicle move. How NAZI can energize their factory to produce more weapon? what is their secret?

This the story telling from my friend…

My friend tells me about the secret, it was technology so called Fischer Tropsch. By using Fischer Tropsch, they can produce Fuel from Coal and have Heat excess to to be used to energize their building.  That is the technology used by NAZI, therefore they can do Blitzkrieg operation successfully. But why do they failled during the military operation in Russia? because they are forgot to maximize the Coal energy in Poland since they go after for Oil in Stalingrad (that’s why they turn to Stalingrad rather than move to Moscow). It was the biggest mistake of NAZI that made them loose fight with Russian Army. NAZI just forget that Winter Season is the best environment for Russian Army to declare their power. NAZI also forget to maximize the Coal potency in Poland to changed onto Liquid like before… Later on, this technology is widely used and developed by a lot of Nations nowadays to seek another potency to replace or at least to replace our dependency with Oil, such as CTL in South Africa since decades ago.

It was surprising to hear the my friend explanations. For me it’s something new to hear the history. but however, the Old technology (from our perspective now) are the biggest weapon at that time which are seeking by a lot of people now to solved energy problems.

Believe it or not, it is back to ourself.

This written is not to spread Hoax or Gossip or to Abuse or in un-good purposes. This is i wrote to made ourself become wisely when using technology and to realize that ALLAH The AlMighty had given to us some lesson to teach us how to made our life more use full and remind us also that we have the limitation of the knowledge itself..

Technorati Tags: , , , , , , , , ,

Posted in Blitzkrieg, Coal, Facebook, Fischer-Tropsch, German, Heritage, Military, NAZI, Poland, Russia, Sectoral-Setting, Stalingrad, US-Army, World-War | Tagged: , , , , , , , , , , | 5 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.