tribas

The Thoughts and Talks

Archive for the ‘Bisnis’ Category

Pemerintah Indonesia Yang Akan Datang Bagi Karya Nyata Anak Bangsa

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on July 15, 2009

Readers,

Sudah lama rasanya, saya yang masih kecil di bangsa ini telah lama tidak menulis di blog ini.
Kali ini saya akan mencoba menuliskan pemikiran saya.

Bilamana dalam tulisan ini ada sesuatu yang tidak menyenangkan, dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Insya Allah, apa yang saya tuliskan ini sesungguhnya bukan kritik, tetapi sebuah masukkan dan harapan pada Pemerintah Republik Indonesia terpilih pasca pemilu 8 Juli 2009.

Menilik pemerintahan yang telah lalu, sungguh bangsa ini beruntung, setidaknya bangsa ini berhasil mengarungi badai ekonomi global yang sedang krisis. Tidak banyak yang bisa diharapkan pada masa-masa kritis kemarin (dan mungkin yang akan datang), namun diantara sikap khawatir dan gelisah pada masa tersebut, seyogyanya kita sebagai bangsa yang besar mampu melewatinya dengan suasana yang damai.

Indonesia merupakan negara yang besar, selain penduduknya yang telah lebih dari 210 Juta Jiwa, Indonesia juga dianugerahi berbagai kekayaan alam yang melimpah ruah. Dengan bermodalkan hal tersebut, saya yakin bahwa Indonesia mampu melewati segala krisis dengan sukses, bahkan memiliki kemampuan untuk berdikari dan bisa saja membantu bangsa lain bila diinginkan.

Apapun yang terjadi, Indonesia akan tetap menjadi Bangsa Indonesia yang besar. Segala kewajiban tetap harus dituntaskan. Bangsa Indonesia tidak boleh terlena, namun harus dapat mewujudkan eksistensinya dengan baik. Kekaryaan atau sebahagian orang menyebutnya Karya Nyata Merah Putih yang notabene adalah Karya Asli Bangsa Indonesia harus segera digalakkan dan ditingkatkan, baik bagi kebaikan Bangsa Indonesia maupun sebagai modal Indonesia dalam memposisikan dirinya di dunia membentuk masyarakat yang beradab dan berperadaban maju.

Walaupun dengan susah payah, kini Indonesia sudah bisa membuat sesuatu yang cukup membanggakan, sebut saja beberapa diantaranya:

  • Pesawat Terbang asli Indonesia walau belum sekelas Sukhoi-F27 atau Black-Bird SR-71 atau Mil MI-26 atau AH-64 Apache,
  • Kilang Minyak (Oil Refinery) bebas Timbal (Blue Sky) yang dijual di banyak stasiun POM Bensin di Indonesia
  • Turbin dan Paket Pembangkit Listrik Mini
  • sampai dengan Teknologi Peningkatan Minyak Bumi (low cost oil recovery technology) untuk lapangan yang sudah mature atau production decline. (FYI, Indonesia masih banyak minyak buminya lhoooo… :D
  • Bio and Renewable Energy Refinerry (contoh: tanyakan saja sama solar yang mengalir di mobil anda?). Indonesia salah satu Negeri yang berpotensi untuk mengembangkan Bio-Energy.
  • Membangun Geothermal Power Plant, dimana Indonesia mengantongi tidak kurang 40% total potensi dunia.
  • Roket

… serta masih banyak lainnya yang asli karya anak bangsa atau setidaknya dengan kemampuan TKDN (Total kandungan Dalam Negeri) Indonesia yang cukup tinggi.. (Silahkan hitung sendiri. Maaf jari jemari saya tidak cukup :D )

Nah yang masih belum apa dari semua list diatas itu? jawabnya sederhana, yaitu Laboratorium yang Canggih. Kenapa Laboratorium? karena masih banyak yang belum bisa menggaransi atas proses.

Oleh sebab itu. Saya masih percaya, bahwa kita seharusnya Tidak Akan Pernah Menjadi Bangsa Yang Mati di Lumbung Padi Yang Masih Penuh Sampai Meluber (hiperbolic sedikit, biar terasa semangatnya he he he).

Mengapa saya bisa yakin hal itu tidak akan pernah terjadi? karena saya masih melihat banyaknya keunggulan dari anak bangsa yang berkarya nyata. Kalaupun ada pertanyaan, lalu kenapa tidak banyak di ekspose? jawabnya mungkin karena hiburan lebih banyak dinikmati iklan ketimbang Karya Nyata Merah Putih Show. Lalu tanggung jawab siapa ini? jelas, pemerintah karena mereka yang mampu untuk dan berkewajiban untuk “mendongkrak” hal ini.

Oleh karena itu, saya sangat berharap dan berdo’a, siapapun yang akan diamanatkan oleh Bangsa Indonesia pasca Pemilu 2009 kemarin, semoga beliau-beliau dapat menempatkan The-Right-Man on The-Right-Place.

Misalnya (ini bukan mempengaruhi, “just if” case) pada pemilihan Mentri, seharusnya kedepan lebih banyak Mentri yang:

  1. Jelas WNI dan lahir di Negeri Indonesia dan lebih banyak menghabiskan waktunya di Indonesia dengan tanah, bumi, air, dan udara Indonesia.
  2. Bijak, sederhana, penyabar, santun, cerdas dan pengayom
  3. Sehat Jasmani dan Rohani, mengerti dan memahami posisi Otak dan Jiwa.
  4. Anak Bangsa yang berpihak kepada Kekaryaan Anak Bangsa.
  5. Memahami keuangan dan manuver keuangan.
  6. Telah dan masih berjuang dalam memperjuangkan Kekaryaan Anak Bangsa.
  7. Berprofesi bukan politisi (boleh saja dia punya banyak teman politisi. Hal ini penting agar netral dan tetap obyektif)
  8. Tidak suka atau bukan penindas dan bukan pembohong.
  9. Tidak mendukung blok-blok SARA dan sifat-sifat separatis.
  10. Terbukti Berusaha dan senantiasa berjuang dengan semangat menjadi Rahmat bagi Semesta Alam.
  11. sekali lagi, memperjuangkan naiknya TKDN dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan Bangsa Indonesia yang lebih baik.
  12. dan bukan bermental tidak loyal kepada Bangsa Indonesia

Kira-kira, itulah yang ada dibenakku. Semoga yang terbaik bagi Bangsa Indonesia.

Apakah para pembaca setuju???

Technorati Tags: , , , , , , , , , ,

Posted in Bisnis, Collateral, Heritage, Indonesia, International, Nasional, Nusantara, Sectoral-Setting, Strategy, Teknologi, agama, alumni-itb, bangkit, bangsa, bangsa-besar, business, damai, demokrasi, dirgahayu, doa, dunia, ekonomi, future, geothermal, globalization, halal, haram, harapan, investasi, jasmani, jiwa, karya-nyata, karya-nyata-anak-bangsa, komitmen, legacy, nations, negara, negeri, otak, panas-bumi, pemilu-2009, penduduk-indonesia, pengkhianat-bangsa, pidato, politik, position, positioning, prophecy, prosperity, risk, rohani, sejarah, strategi, trade-balance | Tagged: , , , , , , , | 3 Comments »

Alt.Solusi Krisis Ekonomi

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on October 8, 2008

Saya mendapatkan sebuah pelajaran penting.
Namun pelajaran ini tidak saya begitu sukai.
Namun efektif untuk beberapa hal.
Terutama pada kondisi yang kacau balau.

Maka.
Untuk menstabilkan kondisi yang carut marut.
Terlebih pada carut marutnya ekonomi global.
alternatif solusinya adalah….

PERANG

namun, itupun hanya salah satu solusi.
Anda setuju?

Technorati Tags: , , , , , , ,

Posted in Bisnis, Collateral, Gold, Heritage, International, Nasional, Nusantara, Strategy, System, agama, bangkit, bangsa, bangsa-besar, country-debt, damai, debt-rank, demokrasi, dunia, economy, ekonomi, genocide, halal, haram, harapan, hutang-negara, komitmen, kreatif, legacy, moral, negara, peace, perang, politik, prosperity, psy-war, sejarah, strategi, trade-balance, tragedy, value, war, world | Tagged: , , , , , , , , , | 10 Comments »

Ketololan (baca:Inkonsistensi) Media di Indonesia..

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on August 26, 2008

HOT NEWS
**********

Hari ini aku membaca 4 media yang berbeda, dari internet kutemui bahwa banyak Media Cetak yang mungkin saat ini berstatus tidak dapat dipercaya… terbukti untuk 1 hal urusan saja, mereka beda-beda.. apalagi kalau bukan dugaan orang bahwa independensi media/ wartawan memang diragukan, mereka bukan pejuang dengan bermodalkan tinta lagi..tetapi, menulis apa yang dimaukan oleh si….

Berawal dari aku mencari berita tentang energi, terus berlanjutke panas bumi…
kemudian aku menemui berita yang cukup menggembirakan mengenai kelistrikan dan peran panas bumi dalam 5 tahun mendatang..terutama untuk daerah propinsi Jawa Barat, cuma kok ternyata ada inkonsistensi yah? Medianya yang memang dibayar untuk memberitakan tertentu, PimRed nya yang Goblog bin tolol, atau..Wartawannya yang memang Bego?

Ke-satu, dalam media kompas cetak versi Online kutemui berita itu sebagai berikut..

Ketua Tim Panas Bumi PT Perusahaan Listrik Negara Endro Supriyanto, Senin
(25/8), mengemukakan, Indonesia Power memenangi pengelolaan untuk wilayah kerja
panas bumi (WKP) Tangkuban Parahu dengan harga jual listrik 5,8 sen dollar AS
per kWh untuk kapasitas pembangkit 2 x 55 megawatt (MW). Adapun Wijaya Karya
memenangi pengelolaan WKP Gunung Tampomas dengan harga jual listrik 6,5 sen
dollar AS per kWh untuk pembangkit berkapasitas 2 x 20 MW

Adapun PT Jabar Halimun Geothermal menjadi pemenang lelang WKP Cisolok Sukarami
dengan harga listrik 6,85 sen dollar AS per kWh. Penetapan WKP untuk wilayah ini
ditunda karena tumpang tindih dengan hutan lindung. Tiga WKP itu termasuk
sembilan WKP yang diserahkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah untuk
dilelang.

jadi ada tiga perusahaan pemenang Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi(Pabum) Jawa Barat (Jabar), yaitu: Indonesia Power, Wijaya Karya, dan Jabar Halimun Geothermal.

Ke-dua, dalam media-indonesia cetak versi Online kutemui berita itu sebagai berikut…

JAKARTA (MI): PT Indonesia Power memenangi tender dua wilayah kerja pertambangan
(WKP) panas bumi yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni di
Cisolok-Sukarame berkapasitas 45 Mw dan Tangkuban Perahu 220 Mw.

Nah ada yang beda nih, WKP Cisolok-Cisukarame dimenangkan keduanya oleh Indonesia Power? lalu Jabar Halimun Geothermalnya kemana?

Ke-tiga, dalam detikfinance Online kutemui berita itu sebagai berikut…

….disampaikan Direktur Pembinaan Pengusahaan Panas Bumi dan Pengelolaan Air Tanah
ESDM Sugiharto Harsoprayitnoa ketika ditemui di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin
(25/8/2008).

“Ada tiga wilayah yang sudah laku. Cisolok-Sukarame,
Tangkuban Perahu, dan Tampomas. Pemenangnya Indonesia Power, Wika, satu lagi
saya lupa,” katanya.

Lho, kok bisa lupa toh pak? tetapi jelas bahwa ada tiga perusahaan (secara berurutan) dimana Indonesia Power bukan pemenang untuk WKP Cisolok-Cisukarame, dan Wijaya Karya memenangkan untuk Tampomas.

Ke-empat, dalam Bisnis-Indonesia versi Online kutemui berita itu sebagai berikut…

Untuk Wika, perusahaan yang banyak bergerak di bidang konstruksi itu memenangi�
tender untuk wilayah kerja panas bumi (WKP) Gunung Tampomas, sementara Indonesia
Power memperoleh WKP Tangkuban Perahu dan Cisolok-Cisukarame.

Waduh, disini Indonesia Power diberitakan menang WKP Cisolok-Cisukarame..dan Wijaya Karya tetap di Tampomas.

Secara keseluruhan, jelas, tampaknya Media-media ini punya sumber informasi yang beda dan bisa dibilang “tidak dapat dipercaya”, kenapa ku bilang begitu? karena lha, dari empat media ada dua versi yang berbeda…dan tampaknya beritanya satu kata, jadi apalagi kalau bukan dari 1 sumber atau 2 sumber? masalahnya siapa yg nulis ulang, itu yg menjadi problems..

Hahaha, kalau dibilang di newsticker bahwa wartawan dari salah satu group yang tidak menerima imbalan upah atau apapun..itu berarti BOHONG donk ???!!! karena inkonsistensi baru saja terbukti disini ha ha ha… memang media di Indonesia harus di Ospek Ulang, masih saja tidak dewasa… hahaha

Padahal, ini khan masalah energi listrik yang saat ini menjadi salah satu sorotan penting di negara ini..gimana toh ini, energi listrik kok seperti pemilu yang simpang siur? kok tampaknya tidak ada simpatinya sama sekali sama penderitaan rakyat Indonesia yaaa

Jadi media mana yang anda percaya sebagai referensi berita?

dari Bisnis Indonesia versus

DetikFinance versus

Media-Indonesia versus

Kompas

kira-kira masalah media ini ada diatur oleh dirjen atau kementrian mana yah???
Kesalahan bisa dimaafkan, namun, kesalahan yang men-drive publik khan berarti fitnah???

Betul? Bagaimana menurut anda?

Ya Allah, mau jadi apa bangsa ini?

Mohon maaf yang sebesar2nya bila ada yang tidak berkenan, menyinggung perasaan atau hati yang paling dalam, saya menulis karena saya cinta pada bangsa ini..dan saya khan hanya anak kecil di bangsa yang besar ini, dan saya hanya ingin objectivitas dan kebenaran universal semata..dan saya ingin pers Indonesia bisa lebih koreksi dan berbenah diri…sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya..

Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Posted in Bandung, Bisnis, Heritage, Indonesia, International, Link, harapan, indonesia-power, investasi, jabar-halimun-geothermal, jawa-barat, panas-bumi, pengkhianat-bangsa, perang, psy-war, strategi, trade-balance, wijaya-karya, wkp | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Comments »