tribas

The Thoughts and Talks

Archive for the ‘24-mei-1979’ Category

Remembering Ical…

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on November 2, 2008

Baru-baru ini, kami kehilangan seorang sahabat terbaik yang pernah kami miliki. Namanya adalah Faizal Riza atau yang biasa dikenal dengan panggilan ICAL, pada tanggal 31 Oktober 2008, jam 9.30 WIB, di kota Makasar, Sulawesi Selatan, Bumi Indonesia.

Berikut ini adalah profil dari Ical.

Nama lengkap   :Faizal Riza

Panggilan         :Ical

Birth                : Makasar, 24 Mei 1979

Agama             : Islam

Highlited activities (Joining Group)

  1. Insitut Teknologi Bandung, Dept.Astronomi
  2. SatGas KM ITB
  3. Komite Penyelamat Suara Rakyat (KPSR) ITB
  4. Perkumpulan Studi llmu Kemasyarakatan (PSIK) ITB
  5. Himpunan Mahasiswa Astronomi (Himastron) ITB
  6. Keluarga Mahasiswa (KM) ITB
  7. Palang Merah Indonesia – Bandung
  8. Korps Sukarela Bandung
  9. Tim bencana gunung berapi Papandayan, Provinsi Jawa Barat.
  10. Tim Sukarelawan Sipil Pertama untuk Bencana Tsunami Aceh, Provinsi NAD
  11. Tim bencana gempa bumi Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
  12. Kompi 8 Film Independen Bandung
  13. dan terakhir adalah Reporter salah satu TV Lokal Bandung

Pada tanggal 31 Oktober 2008, keluarga besar PSIK ITB diwakili oleh empat (4) orang sahabat Ical untuk mengawal saat-saat terakhir Ical menuju tempat peristirahatannya yang abadi dan penuh kedamaian, yaitu Erik Wahyu Irawan (JOB Petrochina, Fi-ITB 97, PSIK ITB 97), Handi “hantu” (Wiraswasta, PN-01, PSIK ITB 01), Andina Tirta Dewi (Std Chrd, Ma-01, PSIK-ITB 01), dan Kumed”us” (Mahasiswa ITB, PSIK ITB 06).

Kami yang berada di Jakarta, pada tanggal yang sama berkumpul, dihadiri dari angkatan 80’an hingga angkatan 2003, yang di Jakarta sekitarnya sampai yang berada di Kuala Lumpur pun juga datang, kami berkumpul di Markas Besar PSIK ITB di daerah Pejaten.

Setelah melakukan Sholat Maghrib bersama, kami melakukan Shalat Jenazah (Ghaib) bagi saudara seperjuangan kami, Ical.

Beberapa hal yang dapat saya ingat dalam pertemuan tersebut ada beberapa testimonial dari kawan-kawan tentang Ical.


Bung Depi (Geophysics Oil & Gas)

“dulu di satgas, yag gue inget, karena ada Ical maka menjadihidup suasananya, dia (ical) dengan Iyam yang pandai bernyanyi…gue ketemu dia pas saat ngantongin minyak goring ke plastic menjelang pasar rakyat”

Bung Anto Sudarto (Wirausahawan)

“Ical adalah orang yg tegas, gak banyak bicara, dia yang meramaikan jalannya pergerakan di ITB, aktifis sejati”

Bung Khalid “Alit” Zabidi (Dosen Univ. Paramadina)

“yang gue paham, Ical dan 4 orang 97 lainnya (Roy, Erik, Ebonk, dan Tribas) adalah Solid, gue ngeliat Ical tidak perseorangan, tapi ical adalah Tim. Gak ada yang bisa nembus mereka, mereka solid..udah benerlah mereka pokoknya.”

Tribas (PT.Rekayasa Industri)

“Kurus, Jangkung, Survival.. sampai saat terakhir gue ketemu ical (Lebaran kemarin), ical masih saja berpikir bagaimana tentang krisis energi (LPG menjadi Minyak Tanah) dan Krisis Global. Dia gak pernah berhenti berfikir tentang masyarakat” 

Bung Ilham “Ebonk” R. Sasmita (United Coders)

“dulu, dia (Ical) sama si Roy, Tribas, dan Erik dengan  hardtopnya datang ke himpunan, mengarak gue keliling kampus pas gue diwisuda”

Bung Lutfi Alkatiri (Politikus)

“anaknya rada keras kepala, tapi dia jelas. Dia gak pernah betrayed kelompoknya. Dia selalu menjalankan apa yang dia yakini, gak peduli dengan apa omongan orang..”

Bung Dedy Wijaya (Wirausahawan)

“ical itu yang pernah tinggal sama gue dia yang nge-push gue suapaya lulus..ical”

Bung Aan Hanif (Mahasiswa Master Bio Management ITB)

“dulu pas gue lulus (Sarjana), dia ngasih gue bendera merah putih ukuran 4×6, trus dia bilang..akhirnya lulus jug aloe dia datang. Dia pernah nampar gue supaya gue konsisten.. dan Ical selalu ingat kopi kesukaan gue”

Bung Oscar (Ikon Science, Kuala Lumpur)

“yang gue inget tentang ical adalah orang lapangan sejati,
ngajarin gue rapling dia sama erik”

Bung Gatot Sudaryanto (Business Man)

“dia yang masih muda, usia dibawah 30 tahun, belum menikah, tetapi sudah berbuat banyak. Sedangkan mereka yang berumur lebih panjang, belum tentu bisa seperti ical”

Ical, telah banyak hal yang kita lalui bersama yang tak mungkin akan kami sanggup menulisnya tanpa derai air mata kebahagiaan untuk mengingat masa-masa tersebut. Terima kasih karena telah memberikan warna yang sangat berarti bagi kami. Kau adalah sahabat sejati…

“Selamat jalan sobat, selamat jalan Saudara ku. Berbahagialah engkau karena sudah bersatu dengan Allah SWT… kami akan lanjutkan perjuangan kita yang belum terselesaikan…”

Innalillahi Wa Innailaihi Raji’un…

Cinta kami bagi mu Sobat Ical (24 Mei 1979 – 31 Okt 2008)


# Tribas

PSIK-ITB 97

Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Posted in 24-mei-1979, 31-oktober-2008, Bandung, ITB, Indonesia, KM-ITB, KPSR, Nasional, Nusantara, PSIK-ITB, Tsunami-Aceh, alumni-itb, astronomy-itb, bangsa, bangsa-besar, damai, demokrasi, demokrasi-ekonomi, demokrasi-politik, doa, ebonk, erik, faizal-riza, gunung-papandayan, harapan, himastron, ical, islam, komitmen, makasar, merdeka, negara, pcl-astro97, pejaten, pemuda, pers, roy, satgas, sejarah, septerra | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , | 15 Comments »