tribas

The Thoughts and Talks

How To Save Our Big Telco. Corp. From Temasek (Sectoral Setting View)

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on August 13, 2007

Ini merupakan tulisan yang bersifat pribadi. Segala data yang ada didalam tulisan ini adalah benar adanya kecuali telah di-update. Segala bentuk opini yang tertuang didalam tulisan ini adalah dengan dasar kecintaan pada Bangsa yang besar ini (Bangsa Indonesia) dan tidak bermaksud untuk mendiskreditkan pihak manapun yang disebutkan maupun yang tidak disebutkan.

Seperti Diketahui:

  1. Telkomsel dimiliki sebahagian sahamnya oleh Singapore (A)
  2. Indosat juga dimiliki sebahagian saamnya oleh Singapore (B)

dimana si A dan B ini sebahagian kepemilikannya dipegang oleh Temasek Holdings.

Dalam pola geraknya, hampir semua sektor dari Sectoral Setting telah dimasuki oleh Temasek untuk sektor yang berisi Mayoritas Bahagian Ras Bangsa Asia. Yang secara keseluruhan dimana Indonesia terletak sebagai Pondasi dari Seluruh Sektor.

Mengingat posisi “nyata” Indonesia saat ini adalah berada pada wilayah Asia, maka dengan demikian bilamana Semua sektor yang ada dalam Sektoral Setting dipegang oleh Indonesia sebagai jembatan untuk penyebrangan dari Seluruh Sektor Kiri dan Seluruh Sektor Kanan, maka dengan demikian dapat disimpulkan satu hal sederhana:

“Melalui perannya di Perbankan, dengan memanfaatkan posisi Singapore pada belahan bumi Asia yang secara geografis berdampingan dengan Indonesia, maka Singapore telah mengambil alih secara virtual (setidaknya pada saat ini) peran strategis yang selayaknya dijalankan oleh Indonesia”

Kita faham pula, bahwasanya dengan Singapore secara “aktual” adalah “termasuk” dalam “persemakmuran jajahan Inggris”

Statement tersebut diatas dapat diruntuhkan dengan jalan
Mengambil alih peran “broker” Singapore dengan jalan mempersilahkan AAA Rated (Triple A Rated) Bank masuk dan bercokol di Indonesia. AAA rated bank tersebut juga dapat menjadi sarana untuk korporasi dan konglomerasi Indonesia untuk Go-International.

dengan demikian, Temasek akan mau-tidak-mau memindahkan basis usahanya di wilayah kedaulatan Indonesia.
Sementara Pajak Indonesia diberlakukan secara terpisah antara konglomerasi Indonesia dengan Konglomerasi Asing, yang tentunya Pajak bisa dibuat sampai 40% (empat puluh persen) untuk konglomerasi Asing di Indonesia, kecuali institusi Bank.

Misalnya untuk Telkomsel:
Hal ini akan memaksa Temasek untuk menjadikan kepemilikan atas Asset Indonesia adalah tidak menguntungkan secara financial.
Kemungkinan terbesarnya adalah Temasek akan melepas kepemilikan Atas Asset Indonesia pada Lokal.
pada saat tersebut, Saham Telkomsel akan jatuh, dan Pemerintah (Telkom Tbk) bisa meningkatkan proporsi kepemilikan di Telkomsel setelah Temasek.

XL yang katanya dimiliki secara mayoritas oleh Telkom Malaysia, ternyata…didalamnya ada siapa donk? Temasek juga…

Kedepannya, dimana dulunya Temasek atau Singapore secara keseluruhan bergerak dengan pola sektoral Inggris, maka Telkomsel juga bisa dijual langsung ke Vodafone? kenapa juga harus via Singapore?


All back to The Creator, all I do is still had a mistake. I do apologize for any inconvenience to all party

See also: Vodafone terkait dengan sectoral setting.

Technorati Tags: Heritage, Sectoral Setting, Finance, Strategy, Telkomsel, Indosat, XL

2 Responses to “How To Save Our Big Telco. Corp. From Temasek (Sectoral Setting View)”

  1. v3 said

    Numpang blogwalking…

    Singapore A itu SIngTel dan Singapore B itu ST Telemedia ya?

    Setuju..setuju..
    ayo rebut kembali Telkomsel dan Indosat!!!
    Apa jadinya negara tanpa penguasaan di bidang informasi dan telekomunikasi.

  2. Tri Basoeki Soelisvichyanto said

    @ V3
    tanpa penguasaan di bidang Informasi dan Telekomunikasi? ya dijajah orang donk…betul???

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>