tribas

The Thoughts and Talks

Dugaan Kedepan atas Telkomsel (Forward Estimation up to Telkomsel)

Posted by Tri Basoeki Soelisvichyanto on August 8, 2007

Mengenai perang Operator strategi pemasaran seluler di Indonesia, berikut ini merupakan analisa pribadi saya kedepan untuk Telkomsel (Indonesia Biggest Cellular Operator).

Telkomsel saat ini mengeluarkan kebijakan untuk membatasi perdagangan atau transaksi penjualan Pulsa Elektrik antar propinsi atau cross province transaction di Indonesia. Sedemikian rupa jumlah pulsa yang Drop di Propinsi tertentu sangat dibatasi untuk hanya dijual di propinsi atau wilayahnya saja. Hal ini menjadi salah satu sisi negatif bagi pemain Pulsa di Indonesia. Ada atau bahkan banyak pedagang pulsa yang menjual pulsa diluar regionalnya yang kemudian menjadi kesulitan untuk meng-grab pasar diluar daerahnya. Sedangkan di daerah lain dimana banyak yang di support dari penjual atau pedagang dari luar daerahnya sedemikian rupa menjadi sukar memperoleh Stock Pulsa Telkomsel dikarenakan sistem (market channel) perdagangan pulsa Elektrik Telkomsel yang belum terbentuk di daerah tersebut. Hal ini berdampak bagi pelanggan pra-bayar Telkomsel (SIMPATI dan AS) dimana pulsa Telkomsel menjadi Langka dan meningkat (harga naik) diatas kewajaran. Disisi lain adalah adanya jumlah berlebih pada suatu daerah dimana sebelumnya daerah tersebut menjual Pulsa Telkomsel ke daerah lain.

Dampak dari kebijakan Telkomsel atas sistem penjualan pulsanya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh operator lain yang menjadi Kompetitor Telkomsel dimana dimanfaatkan dengan cara mendrop sejumlah kartu perdana dengan harapan akan adanya peningkatan pengguna jaringannya, salah satunya adalah dengan adanya metoda perang harga dan perang layanan pulsa (beli 1 dapat 3). Tentunya hal ini direspon oleh sejumlah pengguna Telkomsel yang shifting menjadi pengguna layanan operator lain. Dengan demikian secara langsung akan mengurangi jumlah pengguna Telkomsel. Dari seluruh pelanggan Telkomsel di Indonesia, dari membaca kondisi lapangan maka diperkirakan terdapat tidak kurang penurunan sejumlah 5% (raughly calculation, angka psikologis) dari pengguna Telkomsel, yang kemudian beralih menggunakan layanan operator lain. Angka 5% tersebut tentunya sangat besar artinya bagi operator lain dimana mempergunakan strategi pemasaran dengan fokus peningkatan ARPU. Derivat lain bagi Telkomsel dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan regional penjualan Pulsa Elektrik Telkomsel adalah menjadi surut atau berkurangnya rantai pemasarannya (distribution channel), dimana pada level rantai tengah diantara Authorized Dealer Pulsa Telkomsel hingga Retail Pulsa ada hanya Telkomsel, sehingga bisnis Pulsanya *sangat* terancam Bangkrut. Hal yang sama berlaku bagi pemain Pulsa Telkomsel dimana mengalami kelebihan Stock Pulsa Eletrik yang tidak dapat dijual, walaupunpinggir jalan akan bergerak mengarah pada menjadi Retail, atau bahkan tutup bangkrut. Kemungkinan bangkrut akan timbul pada daaerah dimana Network yang sudah banting harga untuk sekedar impas saja (atau bahkan merugi).

Bagi Pelanggan setia Telkomsel, terdapat peluang harga Pulsa Telkomsel secara keseluruhan akan meningkat dan bergerak stabil pada harga diatas harga sebelumnya. Pada kondisi Stabil yang terbentuk nantinya hal ini menjadi peluang bagi Authorized Dealer untuk meng-grab keuntungan sebesar-besarnya dan akan menjadi peluang bagi Telkomsel untuk menetapkan skema harga baru bagi Authorized Dealer dengan tujuan tentunya taklain adalah meningkatkan revenue Telkomsel, menggantikan Potential Revenue Loss yang terjadi ketika kebijakan Regional Pemasaran Pulsa Telkomsel dijalankan. Namun semua ini kembali kepada bagian Pemasaran Telkomsel. Masalah yang jelas adalah ketika pada saat libur besar nasional seperti Lebaran, Tahun Baru, dan-lain-lain dimana tidak dipungkiri adanya pergerakkan pelanggan Telkomsel yang moving dari daerah yang satu kedaerah lainnya, apakah mereka akan mengalami kesukaran dengan adanya Pulsa Telkomsel yang langka? atau bahkan mereka menjadi memilih menggunakan nomor selain SIMPATI dan AS untuk komunikasinya? mengingat kebutuhan Telekomunikasi akan sangat tinggi, setidaknya adalah untuk kebutuhan SMS (short message sending). Semuanya kembali kepada Telkomsel dan pengusaha Pulsa Telkomsel yang berada pada Supply Chain Pulsa Telkomsel… ini pun hanya sebuah analisa / Dugaan kedepan… bisa benar, bisa salah…. termasuk anda para pembaca, apakah anda akan tetap setia dengan Telkomsel ??? Mohon maaf bila ada yang salah…. :D

See also: Vodafone Lesson Case terkait Sektoral Setting

# special thanks to Ilham untuk support idenya dan existing tulisannya.

Technorati Tags: , , ,

298 Responses to “Dugaan Kedepan atas Telkomsel (Forward Estimation up to Telkomsel)”

  1. Anonymous Says:

    Buat apa ??
    Kalo Sinyal sampai kecamatan, tapi mau isi pulsa nggak ada Stoknya..!!

    Hehhehehe… :D

  2. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    Siap Bos, Sinyal sampai kepelosok, Stock sampai hanya terbatas angan-angan… begitu bukan???

  3. rime Says:

    no comment untuk telkomsel..

    hidup INDOSAT..!!

    hip hip hore..!!

  4. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    Wah wah wah… rupanya penggemar tetangga sebelah sudah mulai berdatangan he he he :D

  5. fahira Says:

    nice job to…! keep up the good work…!

  6. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    He he he.. Thank you mbak Ira….

  7. ce Says:

    Menurutku justru pelanggan prabayar telkomsel akan beralih ke pascabayar (HaloTelkomsel). Kalo dihitung-hitung pascabayar jatuhnya lebih murah dibanding prabayar. Gak perlu ngisi pulsa, bayar cukup lewat ATM atau Bank terdekat saja.
    Dari pada pindah operator lain yang belum tentu sinyalnya. Mungkin ini juga salah satu strategi Telkomsel untuk meningkatkan jumlah pelanggan pasca bayar-nya. Mungkin Telkomsel sudah mulai capek mengurusi sistem pengisian pulsa prabayar indonesia yang mulai amburadul, atau juga server mereka sudah mulai tidak sanggup melayani pengisian pulsa yang kini rapid jumlahnya per detik.(Dibuktikan dengan pengisian MKIOS error tapi pulsa tetap masuk). Sedangkan di sisi pascabayar, layanan hingga saat ini tetap rapi dan terkendali, karena jalur keluar-masuk uang-nya terkontrol rapi di Bank melalui sistem mainframe mereka(Bank).
    Lihat saja, Telkomsel akhir-akhir ini lebih gencar ber-iklan program pasca-bayar-nya dibanding prabayar.
    Jika semua operator selular sudah intim sama bank, maka agen-agen pulsa di indonesia tinggal menunggu kehancuran saja. Karena semua orang akan dapat mengisi pulsa lewat ATM, Bank, Internet Banking, Mobile Banking, atau bahkan Swalayan. Apalagi dengan sistem tersebut, tidak ada persaingan harga yang keras. Harga akan lebih mudah diatur mengikuti standart ketentuan mereka.
    Kalau sudah begini, siapa yang lebih diuntungkan dengan harga dan kemudahan pulsa tersebut? Sudah pasti End User. Sedangkan para agen yang notabene juga telah membantu operator selular untuk mendistribusikan pulsa mereka akan ditinggalkan oleh para operator begitu saja.

  8. Anak Kolong Says:

    Kalo saya jadi Salah satu Manager Marketing Operator.. salah satu Kompetitor..
    Promo2 besar-besaran nech…
    Kalo bisa Bagi Starter Pack GRATIS..

    Trutama INDOSAT…
    Gantian IKLANNYA balas yg LEBIH nyleneh lagi.
    Kalo BERANI sech… :P

    ” BUAT APA PAKE TELKOMSEL KALO NGGA BISA ISI PULSA ”

    hehheheheh…. :D

  9. ebonk Says:

    Jadi lo bakal ganti nomer juga?

  10. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    wah-wah wah… ak sangka akan ada yg comment sejauh ini. Commentnya diterima ya boss…

    Tapi, kalau memang mau mempermurah harga sampai End-User, kenapa mesti dengan cara ini?
    Kalau Hardware tidak mumpuni… mmmmmhhhh gak punya uang gitu untuk upgrade hardware?

  11. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    @>>> anak Kolong, mmhhh lagi banyak duit nih?

  12. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    @ebonk>>> mmhhh dalam pemikiran sih saat ini, habis pakae 0811 tetep mahal juga tuh? malah lebih murah pake SIMPATI dan AS… tapi ya sih dibandingkan yg lain, masih lebih murah yg lain juga secara pembayaran yg model gimanapun (abonomen/isi ulang)

  13. Echi Says:

    Trus gimana donk, Bas? Telkom itu isinya orang-orang tua padaan..
    kemaren pas KP disana makan ati. Gak ada space buat ide kita-kita yang muda ini. Hahaha

  14. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    Duh chi… ini mah telkomsel atuh, bukan Telkom… walaupun ada hierarchy nya, tapi teh tetep beda atuh neng geulis… but anyway, thanks ya untuk sharingnya… salam utk anak Jakarta?

  15. Anak Kolong Says:

    Kayanya TELKOMSEL nya udah Nggak Mampu bikin Voucher lagi mas.
    Sampe Voucher Nominal kecil ( 5Rb dan 10 Rb) aja nggak ada dipasaran.

    hehhehehhe..

  16. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    nggak mampu? Walah, trus gimana donk??? jadi mesti beli nominal gede?
    Trims buat masukkannya Long, jadi tau ada excess lain, yaitu hilangnya nominal kecil dari pasar… ada solusikah?

  17. andi Says:

    Bagi saya sejak 2 thn lalu diluncurkan program dr Indosat dan Exelcomindo tarif murah ber-5 (mentari) dan ber-11 (xl), sejak itu nmr Simpati xxxxxx001166 saya buang tp dikutip teman, lalu saya bilang, “Masih mau kamu jd ORANG TOLOL?” Klo mau, ya pake lah nomor itu.

    Kenapa saya BERANI blg TOLOL? kRN INI NYATA…!!!
    Coba BANDINGKAN…Tarif Rp 250,-/30 dtk (Mt & amp; Xl) utk SELURUH INDONESIA dgn Rp 750,-/30 dtk TARIF LOKAL.

    Soal SINYAL…saya pernah kunjungi 5 desa di SUMUT&SUMBAR, teman kesulitan pake Simpati, tp saya msh nyantai pake MT&XL, so pasti langsung saya ejek, “betul ya…yg di-bilang2 orang sinyal Tsel bagus? Kamu sdh buktikan bukan? Saya bisa tunjukkan nama kota Kabupaten dan desa yg saya jalani dan bahkan satu tempat kami hrs berjalan 3 km arah mendaki, barulah dpt sinyal Tsel. Pake dong AKAL SEHAT, jgn asal pake ya teman2.

    UJI dulu baru anda PUJI, jgn spt Pucuk Eru ya…biar orang Indonesia pada pinterrr…

    Layanan yg PALING YAHUUUD dr XL yaitu: Bila anda telp seseorang tp HP tdk aktif, dlm 1×24 jam bila nmr yg kita tuju sdh aktif mk anda akan dpt sms bhw nmr xxxxxx sdh dpt dihubungi kembali. Adakah produk Tsel yg anda pake memiliki layanan spt ini? Lalu apa KEUNGGULANNYA? Saya tau…PASTI krn tarifnya yg PAAAALLIING MAHAL ya…hehehe.

    Mas…thanks ya krn blh nongol disini, sorry kepanjangan, daaa…

  18. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    Hallo mas Andi,
    (tidak ada comment yg saya hapus, hanya saya ubah dikit singkatan2 nya yah….)

    Thx buat Comment nya…
    Wah mas, kalo ada experience mah, mestinya di share ajah atuh… gpp koq.

    Btw, mas tidak kerja di XL khan? hehehehe

  19. jomaya Says:

    wah….wah….wahh….. ada apa dengan T-SEL ini ??? apa memang sudah tidak mampu ????? seharusnya dengan banyak peminat maka dia lebih gencar donkkkk masak RAJA PENGUASA koq kalah dengan para mentri. tunjukkan SIMPATIMU dengan menggunakan senjata AS skopmu, disini MENTARI selalu bersinar, patut kita acungkan JEMPOL, sehingga kita BEBAS berbicara sepuasnya seJITU IM3. ahhhhhh……
    yang jelas apa ingin seperti ini terussss ???
    atau dak mau kaya kali yeee…. :D
    XL & INDOSAT BERKIBAR MERDEKAAAAAAA !!!!!!
    TELKOMSEL AKANKAH GULUNG KASUR ???????

  20. Didik Mulato ST Says:

    Innalilahi Wainailaihi Rajiun….

    Kenapa kebijakan yg demikian kok dijalankan oleh Perusahaan Yang Meng Claim Dirinya “TERBESAR”. Bagaimana bentuk terima kasih mu kepada para retail / pedagang yg rela mengambil keuntungan sekedarnya. Tidakkan bisa kau rendahkan sedikit Hati mu. ataukan merasa sudah besar lalu bisa semena2 mengambil keputusan.

    Kau besar karena dukungan semua pihak. tidakkah ada pedulimu untuk kami yg sudah bekerja keras ,mendukung kebesaranmu.

    Tapi jika tidak ada pedulimu, kami bisa kok galang kekuatan untuk bersama merobohkan semua towermu dan habislah riwayatmu.

    Salam Dahsyat.

  21. Manager INDOSAT Says:

    Masa sich nyiapin pulsa bagi pelanggan tsel ngga bs,kan cuman di tulis doang….misalnya pulsa 20 rb, tinggal ditulis doang 20000 selesai kan.Apakah ini salah satu cara untuk membatasi orang untuk berusaha dan cari nafkah buat wong cilik seperti mas-mas tukang bakso,tukang cukur,warung2 kecil yg jual pulsa sbg saha tambahan,salon,wartel,warteg dll. Tega bener di KAU T-sel.

  22. Jadul Says:

    TSEL ITU SOMBONG…ANGKUH….

    SPT RAJA YG ANGKUT TDK TAHU BERTERIMA KASIH…

    DIA BESAR ITU JG KAN KARENA PELANGGANNYA

    SETELAH DI ATAS…SOMBONGNYA SETENGAH MATI..

    KENAPA SIH REPOT REPOT…BUANG AJA TUH KARTU SIMPAT AS DAN HALLO

    MASIH BISA KOK PAKE INDOSAT DAN XL

    WONG JADI OPERATOR KOK CUMA OMONG DOANK BESAR…GAK BISA NGADAIN PULSA…

    DAN MENDIRIKAN PERUSAHAAN BESAR KOK GAK MAU MEMBUKA PELUANG USAHA BUAT RAKYAT BANYAK…

    MALAH MEMATIKAN PENGUSAHA KECIL DAN LEMAH….

    MAU HIDUP SENDIRI…???
    TSEL OMBES- OMONG BESAR- GAK PUNYA GIGI - GAK PUNYA PULSA U/ DIJUAL

    JADI KALO MAU KOMUNIKASI LANCAR..TINGGALKAN TSEL….

    KOMUNIKASI LANCAR PAKE XL & INDOSAT…SEMUA NOMINAL ADA SEMUAAAA…

    WEK WEK WEK WEK WEK….

  23. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    @Jomaya

    lho-lho-lho..ini jadi iklan semua produk? CDMA nya gak sekalian kah?

  24. anak betawi Says:

    MASIH GAK PUAS NEH…

    KALO NANTI BANK, SUPERMARKET DAN YG BESAR BESAR JUALAN PULSA ..ARTINYA…TSEL ITU TIDAK MERAKYAT…

    MALAH MEMBINA PERUSAHAAN BESAR…TP TIDAK MEMBERI PELUANG USAHA BUAT RAKYAT BANYAK

    SUNGGUH TERLALU TSEL…CUMA MIKIRIN PERUTNYA DOANK…

  25. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    @ Didik Mulato

    mas Didik… sayang donk Towernya dirobohin, khan tidak semuanya milik T-Sel??? betul???

  26. masyan Says:

    ayo tunjukkan SIMPATImu atau kami akan hilang SIMPATI terhadapmu
    benahi yang salah jangan diam aja dan berpangku tangan dengar inspirasi rakyatmu.

  27. Rakyat jelata Says:

    Kami hanya rakyat yg mencari uang karena keberhasilanmu TSEL, sewajarnya lah anda memberi peluang kepada rakyat banyak untuk usaha.

    Kami ini hanya mencari makan u/ sesuap nasi dan susu anak anak kami

    Kami tidak mengejar BMW, rumah mewah tp cukup u/ makan, susu anak anak kami, dan u/ uang sekolah anak kami.

    Susu dah mahal…sekolah jg dah mahal…mau apa lagi anak anak kami ke depannya…

    Apa jadinya peluang yang sudah ada, kalo anda matikan thd rakyat lemah ini, tapi disinyalir akan membesarkan perusahaan yang sudah besar…

    Di mana peduli mu thd bangsa dan rakyat sendiri.

    Kalau anda manusia yang bijak para decision maker di TSEL, bersyukurlah engkau, bagi bagilah peluang usaha pada kami.

    Berapa kepala yang anda korbankan hanya u/ mengeruk untuk u/ TSEL sendiri dan pengusaha besar mitra anda.

  28. didik Says:

    AKU PILIH PRODUK NON TELOKOMSEL ===== HEHEHE KAN ADA YANG LAIN —– DARI DULU TELOKOMSEL ANGKUH DAN SOMBONG ——

  29. wawan Says:

    Waduh kok pada menyalahkan telkomsel, kasian donk. sudah capek capek rapat bikin kebijakan baru. kan telkomsel sudah bikin program baru utk tarif yg sedikit ringan walaupun masih sangat mahal kalau di banding dng operator lain. Jadi kita yg selama ini menjadi ujung tombak marketing alias penjual langsung kepada pemakai harus maklum kalau skr telkomsel memang agak bego alias dungu. Kita gak tahu apa maksud sebenarnya dibelakang layar telkomsel melakukan hal demikian , cuman yg pasti telkomsel skr memang bego.ya ini juga mungkin salah satu cara balasan “terima kasih” utk kita sebagai ujung tombak telkomsel yg selama ini menjadi satu satunya ujung tombak marketing yg membantu telkomsel menjadi besar seperti sekarang ini. jadi kalian mesti bersabar jng mencaci telkomsel terus karena telkomsel skr memang bego,bloon,dungu, kampret dan orang yg tidak tahu diri,

  30. denmaskanthil Says:

    Berarti benar pilihanku….

    Aku pakai TSEL pertama kali waktu luncurin prabayar SIMPATI pertama kali tahun 1996 / 1997 yah..
    waktu itu cuma ada denom 200rb doang.
    Karena memang gak bisa ke lain operator. wong adanya juga cuma itu. :D
    Harga perdanamu dulu melambung tinggi… Sekarang perdanamu cuma untuk dibuang saja.

    Sekarang orang bebas memilih bung !!

    Emang dulu KAMU yang paling luas jangkauannya!!
    Emang dulu KAMU cuma satu-satunya yang kasih prabayar!!

    Tapi sekarang buat apa aku milih KAMU… !!

    “INGAT PESEN BANG PULSA !!
    Waspadalah,, Waspadalah,, Monopoli terjadi bukan hanya karena ada niat produsennya, tapi juga karena ada kebodohan konsumennya,, waspadalah,, waspadalah..
    So ngapain mau dibodohin TELKOMSEL… “

  31. Kami Says:


    ingat pesen bang pulsa !!
    waspadalah,, waspadalah,, monopoli terjadi bukan hanya karena ada niat produsennya, tapi juga karena ada kebodohan konsumennya,, waspadalah,, waspadalah..

  32. jomaya Says:

    Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:
    August 14th, 2007 at 2:12 am
    @Jomaya

    lho-lho-lho..ini jadi iklan semua produk? CDMA nya gak sekalian kah? >>>>>>

    Maaf bukan iklan mas basuki tapi ingin membuka mata TELKOMSEL dia bisa besar oleh siapa ???? setelah besar koqqq menindas seenak udele dewe ???? biar dia bisa mawas diri mengkono lho mas
    kalau memang udah banyak yang merasa dirugikan dan tidak setimpal lagi oleh TELKOMSEL yanhhhhhh sama sama aja kita cabut tower TELKOMSEL biar sekalian aja mati. Tapi kalo emang masih bisa diatasi dan kembali lancar itu alangkah lebih bagus lagi. selama ini kita yang mengagung-agungkan dia ealahhhh lakok malah sekarang mau buat dosa kepada semua. jual pulsa pending berapa kali sms kalikan Rp. 99 pengguna as kali 10 sms kali sekian banyak agen/dealer yang transaksi. :(( berapa juta dalam satu hari tsel mloroti penghasilan rakyat. bukan menguntungkan malah merugikan semua.

    Benerrr gak kawan kawan ???

  33. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    @ Jomaya

    Semua yang berbuat akan menuai apa yang dituai…

  34. Luki.- Says:

    Comment dikit..

    Telkomsel, ada beberapa masalah internal yang dihadapi terkait dengan dua hal : 1. pola distribusi (dealership) dan 2. sistem mkios yang menggunakan ussd.

    Satu,
    Dealership yang dianut telkomsel saat ini menjadi back fire dikarenakan permainan para authorized dealer (AD) ‘mafia’ atau ‘kartel’, terutama di regional sumatera. AD tersebut merasa terganggu dengan adanya pemain server pulsa yang menjual barang luar regional nya di regional sumatera dengan sangat mudah, tinggal promosi di website.
    Merasa terganggu? salah sendiri… apa sih beda nya effort AD di jawa dan AD si sumatera? apa cost nya lebih tinggi jadi AD di sumatera?
    Terus, kenapa mereka menjual lebih tinggi? Kenapa mereka jadi sewot barang nya nggak laku?
    Para petinggi Telkomsel konon katanya masih kolot dengan menganut pola distribusi voucher fisik, mereka nggak sadar bahwa voucher elektronik itu ibarat filem Star Trek ‘Teleporting’… sekarang disini dan 5 detik kemudian ada disana. Ajaib khan?! :P

    Dua,
    Mkios dengan teknologi Unstructured Supplementary Service Data (USSD) nya.. Nah, ini yang menjadi masalah besar bagi Telkomsel (dan sebentar lagi XL ikut2an deh, atau udah ya?). Beban sistem menggunakan USSD memusingkan tim Network dan IT nya si operator tersebut karena sistem yang menggunakan session-based communication ini akan menempati channel selama proses berlangsung sampai kita bisa terima notifikasi sukses/gagal.
    Di sisi BTS sih oke2 aja, kapasitas masih besar, cuma di ujung Switching sono terjadi beban kapasitas berlebih.
    Sang server pulsa yang ada ini, menjadi momok terjadi nya permasalahan.. tapi, apa beda nya sih kalo dibandingkan chip MKios ada di tangan para server sama ditangan agen-agen?
    Ya sama sama aja kalo semua agen pulsa di dunia ini pegang chip Mkios, bottleneck juga akhirnya.
    Jadi jangan marah-marah sama agen kalo saat kita belanja pulsa di waktu tertentu ngisi pulsa Telkomsel dan XL sering gangguan. Kasian mereka.

    Mengenai Paska-Bayar, ini termasuk dilema yang dialami para operator. Ternyata, untuk memelihara 1 pelanggan membutuhkan biaya sebesar >$5 setiap bulannya (revenue assurance : verification, cetak billing, collector, dll)
    Belum lagi tarif yang lebih murah dibanding pra-bayar, pundi-pundi nya lama penuhnya dong, mana terima duit dibelakang lagih…
    Jadi menurut saya paska-bayar ini bukan menjadi pilihan utama para operator.

    Jadi, apa solusi untuk menatasi masalah-masalah operator/provider serta para distributor nya, yang imbas negatifnya pedagang (yg kecil terutama) dan konsumen pada meradang?
    Mari kita cari solusinya sama-sama..

    Sekian, maaf kalo ada salah2 kata.

    Salam,
    LWL

  35. masyan Says:

    gara-gara ulah TELKOMSEL penjual pulsa 1 CHIP ALL OPERATOR jadi kena vonis oleh agen dan pelanggan dak dipercaya lagi oleh pelanggan. ini bener-bener nyaris membunuh pengusaha kecil penjual pulsa.
    karena Tsel yang selalu error pending 1×24 jam pelanggan marah dan dak mau lagi beli disitu. ampun dahhhh
    segera keluarkan kebijakan kalo emang mati segera mati dah. jadi tentu tidak jual telkomsel.:((
    penghasilan menurun, kerugian sms udah banyak hasil dak katek.
    koqq bisa ya TELKOMSEL makan duit rakyat yang tidak seharusnya hak dia. bukankan menjadi darah daging (HARAM).:((

  36. Rakyat jelata Says:

    TSEL SPT SEORANG RAJA ANGKUH dan SERAKAH
    yg tdk mau mengerti rakyatnya

    dan memberi peluang usaha pada rakyatnya

  37. bams Says:

    T-SEL banyak yg korupsi tuuuhhh….ganti aja DIRUT nya yg ngga becus.Masa istrinya katanya yg buat kebijakan tsb.Kayanya sich DIRUTnya termasuk ISTI(Ikatan Suami Takut Istri)…hiiiccckkkk

  38. masyan Says:

    @ Bams

    Walah dikebiri aja DIRUT nya
    :)):)):)):))

  39. Aris Says:

    Mari kita buat kampanye di luar forum ini… ANTI SimPATI dan Bablas Kayak As… Kalo Telkomsel ingin punya distribution Cahnnel sendiri, mari kita dukung, kita blokir aja dari sekarang (tidak usah SAMA SEKALI jualan produk Telkomsel) tapi para distributor besar BERANI ga Ya? SI Ipul, SIputri, Trikomsel, DianKencana, DataCell, dll Bukan PENGECUT khan?

  40. andi cadik Says:

    TELKOMSEL…..KE LAUT AJE LAH LIEUR MANEH MAH, TEU MIKIR PISAN.ABONG-ABONG GEDE, NEANGAN BATI SAEUTIK OGE HESE JANG MEULI SUSU BUDAK, HIDUP INDOSAT, XL JAWARA,JEUNG SAJABANA.

  41. Si-iPul Says:

    @Aris Says:
    …… tapi para distributor besar BERANI ga Ya? SI Ipul, SIputri, Trikomsel, DianKencana, DataCell, dll Bukan PENGECUT khan?

    Kalo Si-iPul.. BERANI BOIKOT… :D

  42. Bola Says:

    Wellehh..welleeeehhh….mana berani distributor besar BOIKOT….??? Mereka itu ngikut aja kayak KAMBING CONGEK….emang mau di SUSPEND sbg Authorized Dealer T-Sel……NON SYEN tau ngggaaa…

  43. Pengamat @matir Says:

    Mengenai pembatasan voucher lintas regional agar dilihat dari sudut pandang yang lain. Marilah kita berpikir dari sisi positifnya.Dengan pembatasan lintas vocher regional, itu berarti memberi kesempatan kepada pengusaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya di daerah masing-masing dan tidak terjadi ketergantungan kepada para pelaku bisnis voucher dengan skala Nasional (yang lebih dikenal “server voucher” ;) yang cenderung mendominasi ceruk pasar voucher seluler. Tinggal bagaimana sikap para pengusaha lokal untuk menangkap peluang yang ditawarkan oleh PT Telkomsel. Dari sepengetahuan saya, Telkomsel sudah banyak mengembangkan “poin of sales” distribusinya melalui Mitra Authorized Dealer berikut outlet-outletnya, Sub. Dealer, kiosHALO, ribuan mKIOS yang disediakan sebagai “pos” voucher elektronik, seharusnya kebutuhan voucher sudah bisa terpenuhi sampai di kecamatan-kecamatan. Masalahnya mengapa para pengusaha atau calon pengusaha voucher belum menangkap peluang tersebut????
    Mengapa malah lebih senang tergantung kepada para pemain lintas regional (server voucher)???
    Bukankah akan lebih berkembang jika para pengusaha voucher lokal mengembangakan bisnisnya melalui “pos” (poin of sales) voucher yang telah dikembangkan oleh Telkomsel.

    Tanyaken apa???

    Salam Merdeka yang ke 62 !!! (17/08/2007)

  44. Echi Says:

    TSEL Mahallll..

  45. Rakyat jelata bisa dendam Says:

    Pengamat @matir Says:
    August 15th, 2007 at 4:03 am

    Mengenai pembatasan voucher lintas regional agar dilihat dari sudut pandang yang lain. Marilah kita berpikir dari sisi positifnya.Dengan pembatasan lintas vocher regional, itu berarti memberi kesempatan kepada pengusaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya di daerah masing-masing dan tidak terjadi….

    MENURUT SAYA ITU JUSTRU MENUTUP PELUANG USAHA….LALU BAGAIMANA KAMI YG SUDAH MENJALANI BISNIS INI…

    APAKAH HARUS DIBIARKAN BANGKRUT…

    KAMI HANYA USAHA YG MERINTIS DARI AWAL..SETELAH MULAI NAIK ..DITEBAS LANGSUNG…

    PIKIR DONK…

    KALAU AMBIL KEBIJAKAN YG LOGIS…

    KALAU GAK BOLEH YA SUDAH TANGKAP SJ KAMI,,,,BUNGKAM…MATIKAN SJ…

    BOLEH BOLEH…GAK GAK…

    JANGAN BOLEH YG GAK GAK..DONK…

  46. dodolzman Says:

    Lebih dari 40 juta orang ketipu,… kenapa milih simpati,…

  47. bunglon Says:

    kalo mau flexible coba deh pake kartuHALO hybrid bisa jadi kartu pra bayar bisa pula jadi kartu pasca bayar…. :)

  48. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    Tarif nya Halo bisa lebih kompetitif dengan Xplor gak? gak bisa kah?

  49. bodo apa bego ?? Says:

    dengan sistem regional jelas mematikan pelanggan yang sedang mudik/bepergian dan mematikan perdana yang beredar di luar regional masing masing. jelas ini tidak memberi jalan kepada pelanggan dan sangat merugikan. DAN YANG SANGAT JELAS sangat dan terlalu sangat menanamkan kekecewaan yang sangat mendalam kepada pelanggan TELKOMSEL. sinyal penuhhhh tapi sms telpon cek pulsa sering kali dak bisa, isi pulsa nominal kecil walah susah sekali, dan sering sekali pending pending dan pending sehingga pelanggan tidak percaya kepada penjual suatu tempat. dan akhirnya mematikan usaha yang selama ini ditekuni oleh semua penjual pulsa yang hanya sekedar mencari sesuap nasi.
    mbok yaoooo sadar akan hal ini.
    customer service 116 ditelpon walahhhhhh ampun susahnya untuk nyambung.
    sudah nyambung melakukan pengaduan belum selesai bicara pokok masalah mengenai pengisian pulsa ealahhhh diputus ditengah jalan.
    apakah ini wujud dari tanggung jawab TELKOMSEL kepada pelanggan
    mbokyao seng tenanan melayani keluhan pelanggan. jangan membuat kecewa pelanggan.
    KAMU besar oleh sopoooo ?????
    KAMU agung oleh sopoooooo ????
    KAMU jaya oleh sopooooooooooooooooo ???
    mbok yaoooooo sadar to leeeeeee
    kowe urip iku ono seng ngangkat
    kami semua ini rakyat kecil yang mengangkat kamu sehingga menjadi besar seperti sekarang ini.
    kalo memang kamu benar besar hati dan mengerti keluhan rakyat yang mengangkatmu
    ayoooooooooooooooo
    kembali seperti semulaaaa
    atau jangan kembali seperti semula tapi bisa lebih baik dari yang kemarennn.
    turuti kehendak rakyatmu
    limpahi voucher tiap hari ( nonstop)
    dengan melimpahi voucher tiap hari tanpa kosong
    siapa yang lebih besar rak yo KAMU toooo
    kalo vouchermu laris siapa yang meraup keuntungan lebih besar JUGA KAMU TOHH
    kalo vouchermu ada tiap hari siapa yang dapet nama juga KAMU.
    kami ini ya TELLLL hanya mencari sesuap nasi tok tilllll
    bukan ingin mencari kemewahann bukan mencari kaya
    yang penting usaha lancar dapat untuk beli susu anak
    dapat biayai sekolah anak
    dapat untuk makan setiap hari
    biarlah tidak dapat beli mobilllll
    tolong…….
    tolonggggggggg
    dengar kami

    Wassalammm

  50. Lebih dari 40 Juta Orang Tertipu | ebonk - to rock, not to roll ! Says:

    [...] sedang berlangsung pertumpahan bandwidth habis-habisan di blognya Tribas di artikel Dugaan Kedepan atas Telkomsel (Forward Estimation up to Telkomsel) akibat postingnya tentang Rebut Telkomsel & Indosat dari Temasek di blog Voucha jadi ramai [...]

  51. mars2007 Says:

    walah…walah….katanya telkomsel begitu sdekat, begitu nyata.
    Yang dekat n nyata apanya?? Gangguannya y..?

  52. Denny Rose Says:

    Yah saya sebagai pemain pulsa yg baru mulai merintis sangat bisa merasa betapa beratnya menjalankan bisnis pulsa… dan jadi sangat tidak menarik. Masa kita harus expansi ke daerah dan menaruh server di daerah2 yang kaga mungkin yah.. otomatis biayanya menjadi besar dan menyebabkan harga pulsa utk simpati dan as menjadi sangat mahal. Sebagai pengguna jasa telkom celluar dari dulu jaga saya paling tidak suka dengan telkomcel… terlalu sombong dan belaguuuu.. sudah promosinya kaga ada bagus2nya, tarifnya rese dan menyebalkan, pokoknya kaga ada bagus2nya deh. Kalau ada temen yang pake simpati atau as saya sudah anjurkan ganti kartu aja… kaga ada untungnya… komplainnya juga susah.. authorized dealernya juga belagu… pokoknya paling belagu deh sih merah….

  53. Rakyat jelata bisa dendam Says:

    Sepertinya kita cuap cuap di sini..sang Raja Tsel tenang tenang sj…tidak ada tanggapan sedikitpun…

    Angkuh dan sombong…..
    Engkau bagaikan kacang lupa kulit

    Bagaikan Raja angkuh dan sombong yg tidak mau mendengar rakyatnya…

    Kau besar karena kami pedagang pedagang kecil…

    tp nanti kalau sainganmu BESAR, pasti kau akan mengemis ngemis lagi…

    INGAT ITU…roda berputar bung…

    dasar kampret….

  54. Rakyat jelata bisa dendam Says:

    MERDEKA….sungguh…aneh….

    wong…KEMERDEKAAN BERUSAHA DIMATIKAN…

    APAKAH KITA SUDAH MERDEKA…SIAP KAH KITA U/ MERDEKA

    KITA BELUM MERDEKA…KRN PELUANG USAHA HIDUP MASIH TERBELUNGGU

    ?????

  55. Nanang Fahrurozi, SP Says:

    Telkomsel dulunya sich oke, tapi sekarang Telkomsel jadi EKO (pelawak) yang patut ditertawakan…..

  56. khairuddin Says:

    Memang ada baiknya pemberlakuan system yang di terapkan telkomsel saat ini karena disatu sisi Mengenai pembatasan voucher lintas regional , itu berarti memberi kesempatan kepada pengusaha lokal untuk mengembangkan bisnisnya di daerah masing-masing,karena selama ini kita seperti kita ketahui banyak pedagang pulsa telkomsel dari suatu daerah menjual ke daerah lainnya dengan harga yang merusak pasar di daerah tersebut,,maju terus telkomsel yang telah berlaku adil dalam hal lintas regional,tapi kiranya stock jenis pulsa juga di tambah donk boss agar stok nya aman,malu donk dengan saingan yg tidak ada kekuranagan stock jenis pulsa :)

  57. Rakyat jelata Says:

    Menutup peluang usaha di satu daerah dengan membuka peluang usaha di daerah lain menurut saya gak logis….

    Yang perlu di-evaluasi adalah mekanisme penjualan pulsa TSEL yang aneh..sehingga harga menjadi jatuh..

    Nih..Jika engkau para pengambil keputusan punya brain ya

    Pembelian stock simpati dan as itu banding lho

    misal beli stock simpati 100 paling as cuma dapat 5

    padahal yg laku adalah as, nah gimana harga tdk dijatuhkan oleh para pedagang, krn stock simpati kebanjiran, dia jg kan gak mau duitnya macet…

    tuh pikir pikir kalo lo orang punya brain…

    ttg kebebbasan berusaha, menurut sy..nih dimana sj perlu dibangun peluang usaha…jadi gak perlu tutup satu buka satu…itu namanya gak bisa menyelesaikan masalah.

    stupid tuh kata orang sono no…

    hai…policy maker in tsel…or you the one who think tsel good…

    it’s ironical ..you know…

    Lho orang pasarin..gembar gemborkan kartu as…tp stock kosong, maksud lho ape…

    gua kagak ngarti deh…yg ada di otak lho…

    If u don’t have stock, don’t sale them….keep them for yours…

    sale ..sale…not …not…

    jangan jual yang gak gak donk…

    gua jadi donkol neh …

    tadinya gua pake kartu hallo…

    agah deh..skrg…gua dah buang tuh..tong sampah…

    Tape deh…

  58. anak jambi Says:

    TELKOMSEL >>>>

    SAYA BERDOA SEMOGA TELKOMSEL DAPAT MENGERTI DENGAN KEADAAN PEREKONOMIAN SAAT INI YANG ANCUR-ANCURAN… JANGAN SAMPAI DONK KAMI YANG DIBAWAH IKUT ANCUR-ANCURAN KARNA SUSAH BERKOMUNIKASI YANG DISEBABKAN LANGKANYA PULSA TELKOMSEL SAAT INI..TERUTAMA DI DAERAH-DAERAH TERTENTU.. UDAH TARIFNYA MAHAL, PULSANYA LANGKA LAGI..

    WADUH KALO BEGINI TERUS SAYA GANTI KARTU AJA AH BYE..BYE TELKOMSEL

    BEGITU DEKAT BEGITU BEGITU NGADAT HE..HE.. MAMPUS ;LAH

  59. anak jambi Says:

    salam sukses semua sahabat-sahabatku di seluruh nusantara

    sekarang nggak usah pusing-pusing ngurusin telkomsel yang
    begitu dekat begitu ngadat

    tarif paling mahal, ngajarin kita jadi setan yang selalu bangun tengah malam karna tarifnya agak murah kalo tengah malam
    sekarang kita cari yang bagus aja,, gimana setujukan..
    mari bersama membangun manusia yang sejahtera.. amin,,

    anakjambi.com

  60. andi mdn Says:

    weleh-weleh…gitu aja kok repot !!! Terutama utk rakyat jelata, pake ngemis segala. Sptnya anda adlh PENJUAL ROKOK bukan penjual pulsa(tanpa wawasan). Anda hrs tau bhw Tsel adlh Anak perusahaan Pt Telkom dibwh naungan KORPRI. Klo anda seorg PENJILAT+cukup duit, mk anda bisa menduduki suatu Jabatan, BUKAN KRN PRESTASI. Jd kebijakan2 yg dikeluarkan, anda2 hrs MAKLUM bhw mereka bukanlah orang2 bijak. Org2 akan memuji anda krn anda bukan Pejabat tp krn anda termasuk dlm daftar ORANG2 PINTAR dan BUKAN PEMALAS.

  61. andi mdn Says:

    Jika anda Reseller(RS), anda hrs pahami productknowledge dr setiap operator. Terlalu banyak RS yg punya wawasan hanya sbg PENJUAL ROKOK. Klo anda paham mk anda tdk akan kesulitan jk Tsel spt keadaan skrg. Coba anda tanya konsumen Tsel, kenapa pake Tsel, umumnya mrk jwb hanya ikut2an, tanpa paham produk. Anda bisa menjlskan produk XL atau INDOSAT yg TARIF siangnya jauh lbh murah bahkan TDK KENAL dgn yg namanya SLJJ sesama Operator dan BANDINGKAN dgn Tarif Tsel. Org PASTI akan BERALIH. Bye-bye Telkomsel…

  62. andi mdn Says:

    Saya pernah bilang, “ANDA TERLALU TOLOL” klo masih mau pake Produk Telkomsel. Soal SIGNAL, itu Relatif. anda hrs buktikan dulu biasakanlah bertggjwb terhdp UCAPAN kita jgn spt org2 TOLOL, berbicara hanya berdasarkan “kata orang”. Hehehe…kecuali jika anda memang tinggal di UDIK -Tempat JIN BUANG ANAK, ya wajar anda pake Tsel. Jd yg pake Tsel berarti KAMPUNGAN dong…NDESO banget…hehehe…temen deket Tukul Arung jeram ya…

  63. andi cadik Says:

    MULUTMU HARIMAUMU…….ITULAH IKLAN YANG DILONTARKAN TELKOMSEL UNTUK SALAH SATU PRODUKNYA, sekarang dengan kebijakan barumu kami mendekati gulung tikar, konsumen sudah tidak percaya lagi sama outlet kita karena sering gangguan TELKOMNYET NYA.mereka bilang lama sekali masuknya ngisi dicounter sini.kita sudah coba jelaskan tapi mereka mana mau tau..!!! pikirlah NYET SEL, jangan adem ayem aja.TERNYATA EMANG ENGKAU HARIMAU (sudah angkuh, sombong,arogan, sok jago, ucing garong,dsb…dsb….dsb…..)

  64. Hanafi-Mdn Says:

    Telkomsel itu pada awalnya adalah anak perusahaan dari telkom kemudian pasca krisis ekonomi di privitasi/dijual, dan sekarang sahamnya sebahagian besar dimiliki oleh temasek yang notabene adalah milik pemerintah singapura, ya wajar donk singapura gak peduli dgn orang2 di indonesia. Ya kalo memang mau Telkomselnya lebih merakyat seharusnya ini lebih dibebankan kepada tugas pemerintah dgn membeli kembali saham2 tersebut, (salah megawati sih pake jual2 aset negara segala). oya sebagai tambahan indosat itu 40% nya juga dimiliki temasek singapura (makanya tarif telkomsel dan indosat gak jauh2 beda), dan xl itu adalah perusahaan dari malaysia, yang 100% indonesia ya paling Telkom lah.

  65. masyan Says:

    Tribas tampaknya udah dak bisa kasih komentar lagi nich …… :D

    tribas: ” iya nih bos, free-free aja lah… toh ini forum kita semua…”

  66. kharizmi Says:

    Iya neh, gw juga pedagang voucher, ga cuma elektroniknya aja yang bermasalah, fisik tsel pun ikut2an bermasalah…
    Harganya itu…buseett…gw bisa dibacok pelanggan tuh…selidik punya selidik ternyata semenjak diambil alih Temasek, Temasek memindahkan tempat percetakan voucher dari indonesia ke singapore (gimana ga mahal tuh voucher??)
    trus mengenai kebijakan yang ga boleh lintas regional, menurut gw marketing tsel tuh udah kehilangan arah…knp??karena eh karena sebagian besar anak2 dan bos marketing Tsel dibajak Esia…
    liat aja iklan2 dan program esia skrg lebih nyeleneh…tmsk yg wimode..ya kodok itu…
    Trus mengenai komplain temen2 di atas, udah saya sampaikan ke tsel lewat anaknya Kiskenda (presdir tsel red.) ya mudah2an tsel mau ngedenger keluhan yang di bawah2 ini…

  67. Mr. T Says:

    TSEL—lagi lagi TSEL

    wong gimana TSEL bisa mengerti para penjual eVoucher….

    wong TSEL sendiri juga gak mengerti cara dan tujuan penjualan eVoucher…

    TSEL sendiri saja bertentangan dengan intern nya sendiri misal DEPT MARKETING AS TSEL—Iklan besar besar agar AS laris tp setelah laris STOCK AS gak ada…

    Not logical thinking…

    salam
    DIVAsolusindo

  68. jangan salahkan terorist Says:

    Bisa bisa gw dendam neh….

    jadi teroris..he..he..he…

  69. jakarta Says:

    masih pake telkomsel ??

    pake XL dong…
    pulsa lancar..
    telpon murah..
    sms ke sesama XL juga murah (bahkan gratis, kalo pake paket xtra)

  70. anti monopoly Says:

    PARAH…PENGUSAHA LEMAH DI MATIKAN
    BUKAN DI PUPUK SPY MENJADI BESAR

    MALAH PENGUSAHA BESAR YG DI BACKING

    DULU BANYAK YG MENYALAHKAN ORBA

    TP JUSTRU SEKARANG, ANDA CUMA MENGKAMBINGHITAMKAN ORBA

    LEBIH BURUK DARI PADA YG KALIAN TUDUHKAN DARI ORBA…

    ANDA PEMBUNUH PELUANG USAHA RAKYAT LEMAH…

    SERAKAH…BUNCIT JG LHO NTAR..KUCING..LHO

  71. smartway Says:

    wah2 wah kok bingung sih kalau mau suara kita bersatu
    kita bisa nuntut telkomsel dengan menggunakan undang-undang sapu jagad kita sebagai cuatomer atau konsumen telkomsel. Cari di mbah google ketik UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN atau beli di toko buku UU PERLINDUNGAN KONSUMEN NO. 8 TAHUN 1999. Baca deh kawan kawan. Yg pasti telak deh kenak pidana. Ya dah kita bersatu ya. Seluruh Indonesia Tercinta Kenapa Harus Pakai Telkomsel. Gunakan INDOSAT. XL dan yg lain. Pokoknya jangan pakai telkomsel deh. Karenan nanti susah beli pulsanya kayak beli minyak tanah bro. :)

  72. sumanto Says:

    AH BOSAN DEH PAKAI TELKOMSEL

    Setiap mau isi pulsa eh lagi error telkomselnya… yah… satu kali.. gpp, besoknya pulang kerja aku beli s20 di suatu conter terlenkap dan terpercaya eh jawabnya lagu lama Mas lagi error gak bisa isi pulsa …telkomsel lagi gak bisa… walah kumaafkan besoknya aku beli pulsa electric 10 rb dijawab lagi Mas kalao beli pulsa telomsel Simpati jangan malem ya butuhnya lagi malam … kebetulan ada kabar duka tetanggaku perlu minta tolong untuk kasih kabar ke kampung pakai nomor simpati ya aku pas habis eh mau ngisi di counter manapun lagi error mas telkomselnya saking sebelnya dan gentingnya dan saking gak enaknya gak punya pulsa mau beli pulsa conter udah pada tutup amit amit sebel bangel spontan nomor saya buang dan saya patahin gimana sih setiap beli pulsa malam hari kok error semenjak itu aku katakan bosan deh deh sama TUh Nomor dan aku sekarang pakai nomor lain yang lebih hebat dan banyak SMSnya murah lagi apa tuh …. pokoknya jempol deh dan gak capai lagi….

  73. wong cilik Says:

    jaman dulu kalo disuruh beli garam ato jarum ama ortu
    ke warung manapun pasti dibilang..”abis dik…coba besok siang..”
    lalu pulang dan tanya2 kenapa sih kalo udah magrib garam dan jarum SELALU dibilang pada abis diwarung2 manapun…
    jawabannya para orang tua dulu “pamali jual jarum dan garam lepas magrib..bisa sial yang jualnya”..katanya

    pengalaman jaman dulu itu sekarang
    ee…sialnya ngalamin lagi deh..

    waktu pengen ngisi pulsa simpati abis magrib…….
    ke counter manapun pada gabisa…ASLINYA ga bisa!!!
    jawabannya sih sama, klasik pula
    “lagi gangguan mas…..”

    tapi kalo beli siang hari sampe sebelum magrib..PASTI BISA

    ANEH YA?

    apa di jaman modern dan canggih ini TELKOMSEL masih menganut
    sistem PAMALI jual voucher lepas MAGRIB?

    PERCAYA GA PERCAYA…HANYA ANDA YANG DAPAT MENYIMPULKAN….

  74. neteli Says:

    Untuk masalah pelarangan jual voucer lintas regional kayanya sah2 aja tsel ngelakuin itu semua ko.
    Kebayang ga sih,diluar pulau jawa sana para dealernya gabisa jualan voucher yang dikarenakan banyaknya sejumlah stok voucher yang beredar diregionalnya,yang kemungkinan sama bahkan melebihi dari kuota tsel yang dibebankan diregional tersebut (asumsi stok dari berbagai regional yang dibanjiri voucher oleh TSEL).

    GIMANA GW BISA JUALAN kalo gini caranya..kata juragan dealer luar jawa…mengadu ke TSEL..

    Sebagai yang punya barang,pasti dia ingin mendistribusikan barangnya dengan aman dan tentram bagi semua kakinya..khususnya dealer2 diseluruh wilayah.Dengan mengasumsikan bahwa dengan pelarangan penjualan voucher lintas regional dapat meredam TERIAKAN sejumlah juragan dealer diseluruh wilayah.

    Saya sebagai outlet juga ingin menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat (dalam hal ini para pedagang voucher)untuk lebih memahami LOGIKA diatas.Para pedagang kini selalu menghujat semua produk yang TIDAK BISA membawa untung gede bagi dirinya sendiri,
    ah siANU jelek gini gitu..bla2000x

    Cobalah untuk tidak selalu menghujat..toh walau bagaimanapun kalo kita mau jujur,tanpa produk tsel dapur para pedagang voucher ga akan seNGEBUL sekarang yang berjualan dengan produk tsel.

    MARI kita hentikan kata2 yang saling menghujat..
    bangunlah bangsa ini dengan jiwa yang besar…..
    dengan semangat seperti para pejuang 45 jaman dulu.
    MULAILAH DENGAN PUJIAN2..

    Semua produk pasti ada kelebihan dan kekurangannya..
    Marilah kita berpikiran positip,mungkin saat ini kelebihan dari tsel diantaranya :

    1.tarif lebih murah 23.00-07.00 dan punya sms off peak (jadi kita bisa berselingkuh selagi istri sdang tidur dan emang disarankan untuk itu karena tlp lbh murah dan sms off peak kan gratis)

    2.isi pulsa harus siang karena sore gangguan mulu(jadi kita bisa mantau anak kita kalo pergi malam2 beli pulsa kan GA MUNGKIN banget ya)

    3.kontroling web untuk jualan voucher elekronik juga ga realtime banget..jadi kalo abis jualan voucher masih bisa ada alesan e sibos untuk santey sejenak tuk ngecek diwebsitenya..apalagi kalo sedang ada gangguan transaksi..diwebsitenya suka ga ada recordnya..ini bisa menambah pekerjaan buat service centernya yang judes2 itu biar ga ngantuk.

    4. ketersediaan perdana dan voucher fisik yang kian menipis dipasaran juga bisa buat fokusnya jualan divoucher elektronik jadi gudang ga penuh.

    5. tapi memang tsel telah dirasakan sumbangsihnya untuk negara ini melalui jalur telekomunikasinya kini dirasa lebih bebas berkomunikasi sampai ke plosok desa sekalipun..

    masih banyak lagi keperdulian tsel yg tidak bisa disebutkan untuk kami mitra otletnya..

    Terima kasih tsel..

    MAJU TERUS DUNIA TELEKOMUNIKASI INDONESIA!!!

    MERDEKA!!

  75. Tri Basoeki Soelisvichyanto Says:

    @ neteli

    good comment, tapi apa sih maksudnya? ini sisi positif atau negatif? hehehe… kalo positif negatif walah… ntar bisa dianggap plin plan donk?

    dapur ngebul kemarin, sekarang anak sekolah mau bayaran gak ada income.
    adakah solusinya?

    sementara itu,
    Tsel aset negara (65% nya), ntar kalo tsel dibumi hanguskan, trus negara kehilangan aset nya? khan sayang juga atuh walopun cuma 65% gituuuuh..

  76. Kami Says:

    Heheh :D
    baru kali ini ada yang Pro..

    Merdekaa !! yeuh !!

  77. Dendam Rakyat Says:

    neteli Says:
    August 22nd, 2007 at 4:13 pm

    Untuk masalah pelarangan jual voucer lintas regional kayanya sah2 aja tsel ngelakuin itu semua ko.
    Kebayang ga sih,diluar pulau jawa sana para dealernya gabisa jualan voucher yang dikarenakan banyaknya sejumlah stok voucher yang beredar diregionalnya,yang kemungkinan sama bahkan melebihi dari kuota tsel yang dibebankan diregional tersebut (asumsi stok dari berbagai regional yang dibanjiri voucher oleh TSEL…

    PENJILAT KALI YE……

  78. donk Says:

    aku kejadian kemarin … tiba2 signal hilang … pas lagi sendiarian dikantor …. ngecek ke telkomsel ..dikatakan nggak ada masalah mungkin handphone anda yang bermaalah … udah sangking keselnya tuh hp tak reset …. (perkiraan aku mungkin ada salah masukan setiangan atau salah apa gitu … maklum gaptek… ;) eh setelah tuh data2 aku di hp terhapus semua ke esokan hari baru tau bahwa saat itu signal telkomsel emang hilang (ada ganguan) ……

  79. free man Says:

    Yang pada nulis negative tentang Tsel ini sepertinya black campaign dari saingannya Tsel ya …. hahaha….
    Btw, komentarnya “neteli” ada benarnya juga kok, setiap kebijakan pasti ada baik dan buruknya, yg pasti setiap perubahan itu akan memunculkan oportunity baru. Hanya orang-orang cerdas yg bisa menangkap itu … dan yg tidak mampu menyesuaikan, yach mohon maaf….

    Bravo perubahan…..

  80. neteli Says:

    jadi malu nih sampe tuan rumahnya turut ngomentarin…hehehe

    Gini lo maksudnya..
    dari sekian komentar yg ada,ko gada yang mau berpikir positip.
    semuanya hujat-menghujat..padahal sebenernya mereka para outlet juga kebagian rejeki dari TSEL dng jual produk2nya.
    Betul tidak….?
    KALO KITA MAU JUJUR itu juga yah..
    Apa bedanya dengan kalo kita kerja pada seorang bos terus kita menghujat orang itu abis2an tapi juga kita butuh gajiannya tiap bulan.hehehe..
    Mau ngasih makan anak kita dari uang hasil hujatan?
    Kalo emang senengnya gitu,wajar aja bangsa ini gabisa maju..
    LAWONG MENTALE KROPOS ko..kerjaannya cuma ngehujat doang.

    Marilah kita melihat semuanya dari sisi positipnya..
    Kalo kita bisa mengubah sisi negatip orang lain jadi sisi positipkan ga ada ruginya.nantinya juga orang lain akan melihat sisi negatif kita jadi sisi positip.

    Baru deh negara ini gakan kacau balau.
    Kan lebih baik nyentil dari pada ngehujat.
    Kalo disentil orang juga pasti malu..
    Tapi kalo dihujat orang juga malah makin menjadi-jadi galaknya.

    Kalo untuk masalah dapur ngebul..ya kerja aja yang giat hehe..
    kalo masalah aset pada dijualin..ya itu sih hubungannya dng masalah mental juga,tapi mental para pejabat.
    jadi sebagai rakyat jelita ya..cuma nyengir aja

    Kecuali pemerintahannya mau reformasi total..yang ketauan korupsi pada dieliminasi dari bumi, kaya diCINA dulu.
    Hasilnya:Harga diri naik,mental kuat,negara maju.
    tapi gmana lagi dikita semua masalah kalo diusut juga kaya LABIRIN..gakan ada ujungnya..ilang ditengah jalan..
    heueheu..Menyedihkan..

  81. andi Says:

    emang dengan dipuji-puji gitu TELKOMSEL akan berbaik hati pada kita????PENJILAT DONG!!!!! ya lawong kenyataannya begitu gak usah dijilat kalau emang ada banyak hujatan berarti udah bobrok dan harus segera diperbaiki, bukannya terus saja dijilat. yang lebih aman mah liat sistem dompet XL atau Indosat tanpa harus pembelian stok. dengan begitu yakin harga akan stabil, paling perang harga juga cuma di persenan saja dan gaka akan terlalu jauh bedanya. GOOD comment buat natalie (salut menjilatnya… ;) YA… GA TEL….., JAYA INDOSAT, JAYA XL

  82. andi Says:

    emang dengan dipuji-puji gitu TELKOMSEL akan berbaik hati pada kita????PENJILAT DONG!!!!! ya lawong kenyataannya begitu gak usah dijilat kalau emang ada banyak hujatan berarti udah bobrok dan harus segera diperbaiki, bukannya terus saja dijilat. yang lebih aman mah liat sistem dompet XL atau Indosat tanpa harus pembelian stok. dengan begitu yakin harga akan stabil, paling perang harga juga cuma di persenan saja dan gaka akan terlalu jauh bedanya. GOOD comment buat natalie (salut menjilatnya… ;) JAYA INDOSAT, JAYA XL

  83. andi Says:

    emang dengan dipuji-puji gitu TELKOMSEL akan berbaik hati pada kita????PENJILAT DONG!!!!! ya lawong kenyataannya begitu gak usah dijilat kalau emang ada banyak hujatan berarti udah bobrok dan harus segera diperbaiki, bukannya terus saja dijilat. yang lebih aman mah liat sistem dompet XL atau Indosat tanpa harus pembelian stok. dengan begitu yakin harga akan stabil, paling perang harga juga cuma di persenan saja dan gak akan terlalu jauh bedanya. GOOD comment natalie (salut menjilatnya… ;) JAYA INDOSAT, JAYA XL

  84. andi Says:

    emang dengan dipuji-puji gitu TELKOMSEL akan berbaik hati pada kita????PENJILAT DONG!!!!! ya lawong kenyataannya begitu gak usah dijilat kalau emang ada banyak hujatan berarti udah bobrok dan harus segera diperbaiki, bukannya terus saja dijilat. yang lebih aman mah liat sistem dompet XL atau Indosat tanpa harus pembelian stok. dengan begitu yakin harga akan stabil, paling perang harga juga cuma di persenan saja dan gak akan terlalu jauh bedanya. JAYA INDOSAT, JAYA XL

  85. andi cadik Says:

    emang dengan dipuji-puji gitu TELKOMSEL akan berbaik hati pada kita????ya lawong kenyataannya begitu gak usah dijilat kalau emang ada banyak hujatan berarti udah bobrok dan harus segera diperbaiki, bukannya terus saja dijilat. yang lebih aman mah liat sistem dompet XL atau Indosat tanpa harus pembelian stok. dengan begitu yakin harga akan stabil, paling perang harga juga cuma di persenan saja dan gak akan terlalu jauh bedanya. JAYA INDOSAT, JAYA XL

  86. Ahong2 Says:

    Menurut saya analisa anda terlalu dini mengenai rencana Telkomsel meningkatkan revenue dari kelangkaan produknya terutama voucher elektronik bahkan cendrung negative idea, alasannya :
    1. Analisa anda tidak berdasarkan data yang valid dengan mengemukakan angka dan penjelasan yang lebih ilmiah dan masuk akal.
    2. Dapat dimaklumi isu yang terbentuk dipasar bertendensi persaingan yang tidak sehat dalam meraih market share tetapi nurani anda dapat menjawab kalau memang hal tersebut benar adanya
    3. kelangkaan dapat saja terjadi karena sistem yang error tetapi hanya berlaku sementara dan tidak ada tendendi komersialisasi yang ujung-ujungnya akan merugikan telkomsel itu sendiri
    4. Telkomsel adalah aset negara dan rasa-rasanya masih banyak orang baik dan bernurani melakukan bisnis secara fair dan logis didalam tubuh telkomsel.
    5. Mengapa harus membela Indosat (punya Singapore) atau XL (punya Malaysia), mana nasionalisme kita? peningkatan revenue Telkomsel akan berimbas terhadap sumbangan pajak dll yang baik buat bangsa ini.

    Terakhir…..HIDUP TELKOMSEL ASET BANGSA WALAUPUN CUMA 65 %, mudah2an yang 35 % jadi diakuisisi oleh Setiawan Djodi….Aminnnnn….

  87. masyan Says:

    @ neteli

    neteli mempunyai arti (mloroti)
    nahhh ini mungkin orang dalem TELKOMSEL yang ingin selallu mloroti para rakyatnya dengan berpura-bura ikut sumbangsih di tribas.
    mungkin dengan sumbangsihnya kita semua akan hilang amarah kepada TELKOMSEL.
    rubah dulutuh cara TELKOMSEL sekarang udah banyak hak rakyat yang kamu teteli kamu suka neteli pulsa rakyatmu sadarkah engkau hai HARIMAU yang sombong, bego, dungu, dekil, amburadul dan buanyak lagi yang pantas untukmu.
    coba liat tiap malam bagaimana kondisi TELKOMSEL TELer KOndisi di Malam SELalu terjadi. apa gak sadar hoooooiiiiiii berapa kamu neteli hak rakyatmu dalam sehari ???? berapa ????? apa itu wajar. setelah kamu neteli pulsa mereka, mereka mau ngisi pulsa walahhhhh lakok gak biso gangguannn bosss TELKOMSEL apa dak nambah wiranggg.

    dahhh dak usah banyak omong dechhhhhhh
    KAMU sebagai RAJA apa akan mempertahankan hal ini ????
    KAMU sebagai RAJA apa akan selalu neteli rakyatmu untuk memdapat keuntungan yang berlipat. untuk menyelenggarakan kuismu yang berhadiah itu ??? (walahhhhh apa gak punya modal) ?????????? koqqqqqqqqqqqqqqqqq begitu
    KERE KERE KERE ……………
    bubar dah TELKOMSEL.

    neteli tukang mloroti datang dari kubu TELKOMSEL hajaaarrrrrrrrrrrrrrrrrr

  88. free man Says:

    Waduh… sudah nggak sehat lagi nich diskusi… bagi yg masih punya akal sehat, please pakai hati nurani kalau mau coment jangan hanya pakai emoasi dan otak dengkul ….
    Silakan lanjutkan diskusi lain yg lebih bermanfaat, jgn hanya bisanya menghujat, coba tunjukkan saran-saran yg baik untuk semua….

  89. andi cadik Says:

    5. Mengapa harus membela Indosat (punya Singapore) atau XL (punya Malaysia), mana nasionalisme kita? peningkatan revenue Telkomsel akan berimbas terhadap sumbangan pajak dll yang baik buat bangsa ini. (ahong says) ko ahong… bukannya kita tidak ada rasa nasionalisme, kita dah bela TSEL dengan menjual produk mereka,meskipun harus adu argumen dengan konsumen dikarenakan selalu pending tiap magrib.Tanpa kita kita pedagang kecil-kecil mereka ga ada gunanya. Bukannya kita bela juga Singapore dan Malaysia, coba lah kita ambil contoh dari mereka yang sukses menjadi kompetitor dengan pengisian pulsa yang ok. Pepatah orang jepang” AMBIL YANG BAIK BUANG YANG BURUK LALU CIPTAKAN KESEJAHTERAAN BAGI RAKYAT SENDIRI. jangan dah bobrok terus saja dipuji puji, seharusnya dengan ada masukan kaya gini TSEL berbenah diri lagi utk menjadi operator NASIONAL YANG HANDAL, bukan jadi operator YANG DI HUJAT RAKYAT SENDIRI. (jangar aing mah ah… ;)

  90. G Cellular Says:

    Mungkin sebaiknya Telkomsel memberlakukan System pengisian pulsa elektrik seperti Dompet Pulsa, Mtronik dan 3 TopUp tidak berupa stock jadi lebih Fleksibel dan gak ada istilah kehabisan stock lagi, selama Deposit masih ada. Buat apa Tampil BEDA tapi bikin RIBET? Gak Perlu MALU dibilang meniru kalo memang bisa membuat pengisian pulsa lebih LANCAR. Ayo Tunjukkan JIWA BESARMU TELKOMSEL….
    MERDEKA !!!…

  91. pejuang pulsa Says:

    wah… komentarnya makin pedas ya ???

    mungkin saat ini telkomsel masih menganggap dirinya sebagai “market leader”. dan mungkin juga inilah penyakit yang harus “diobati” oleh telkomsel sendiri. sudah bukan saatnya masih menganggap produknya sebagai yang terbaik (dengan barometer jumlah pelanggan yang WAH !!!)….karena sebuah produk dapat dikatakan layak jual & akan diminati adalah produk yg selama proses distribusinya dibarengi dgn PELAYANAN YANG PRIMA !!!!!!…… naaaahhh, pelayanan yang prima inilah yang saat ini belum dimiliki oleh telkomsel…

    kalau kita telaah lagi lebih dalam, pelayanan ini dapat dikelompokkan menjadi 2 kategori primer (menurut pribadi saya ya….), yaitu : pelayanan kepada konsumen pengguna komoditas dagang provider telekomunikasi GSM(kartu pra maupun pasca bayar) berupa jangkauan sinyal,tarif yang bersaing, dsb (1); dan pelayanan terhadap front liner-nya atau lebih dikenal di forum ini sebagai outlet/rs (2).

    untuk saat ini, menurut saya, telkomsel sudah tidak dapat lagi memberikan pelayanan yang diinginkan kedua pihak tersebut. sementara operator lain masih dapat memberikan minimal 1 kategori pelayanan yang prima. baik itu ke konsumennya (seperti indosat dgn sms-nya atau xl dengan panggilan sesama xl-nya) atau kepada frontliner-nya (seperti cara dagang yang lebih fleksibel dgn menggunakan nilai saldo rupiah, bukan unit).

    jadi sekali lagi, kalau telkomsel mau tetap bertahan dengan GELAR-nya sebagai “market leader”, maka jangan hanya memanjakan konsumen (yang saat ini juga SUDAH TIDAK dimanjakan lagi) tetapi harus bisa JUGA memanjakan para frontliner-nya ….

    segitu dulu ya rekan-rekan….. tx ya mas Tri….

  92. neteli Says:

    Seandainya saya ini seorang Presdir TSEL.
    saya akan buka lowongan diTSEL sebagai PEGAWAI TETAP,untuk mengatasi masalah yang ada.
    saya akan tawarkan kepada para komentator di forum ini yang vokal2 khusus dalam urusan hujat-menghujat TSEL.
    Semua orang pasti tau kan gaji TSEL pasti AMPUH..PUH..PUH
    anda diasumsikan tertarik dengan mendengar NILAI GAJI nya

    Saya bakal kasih job desk:
    1. menganalisa masalah yang ada
    2. merumuskan penyelesaian masalah yang ada
    3. implementasikan teori yang udah anda kembangkan untuk
    menyelesaikan masalah yang ada
    4. Secepatnya…
    5. cUMA GITU aja KOK

    dijamin PASTI GABISA..
    Karena itulah fenomena yg ada dinegara ini…
    HEHEHe….

    Ga Usah Tsel aja deh…masalah di SEmua Provider GSM.

    bayangin ini baru provider GSM belum lagi masalah negara
    kalo anda dimasyarat pasti diKTPnya tertera
    pekerjaan: Tukang demo

    HEHEHE…
    MERDiKAAAAAA!!!

  93. Admin Says:

    salam kenal,
    gak bermaksud memprovokasi… mari kita edukasi (menyadarkan) masyarakat tentang hak2 mereka & bahwa ada banyak pilihan operator di negeri ini. tidak harus menjelek2an, tapi kita bisa menjelaskan keuntungan & kerugian masing2 semampu kita. meski gak dibayar promosi oleh operator yg lain, tapi sdh sewajarnya yg lebih memperhatikan konsumen kita dukung, right? ;) dimulai dari orang2 terdekat kita aja, hehehe… ^_^
    anyway, trims om tribas atas kunjungannya! :)

  94. neteli Says:

    akhirnya ada orang bijak bersuara..
    HIDUP ADMIN…
    Kalo semua orang kaya bapa ADMIN…
    dunia damai…
    bebas memilih tanpa menghujat……
    CUCOKLAH…..
    SAYA DUKUNG JADI PIRISIDEN..
    MERdikAAAAAAAA!!!!!!

  95. RAKYAT BICARA Says:

    salam kenal,
    gak bermaksud memprovokasi… mari kita edukasi (menyadarkan) masyarakat tentang hak2 mereka & bahwa ada banyak pilihan operator di negeri ini. tidak harus menjelek2an, tapi kita bisa menjelaskan keuntungan & kerugian masing2 semampu kita. meski gak dibayar promosi oleh operator yg lain, tapi sdh sewajarnya yg lebih memperhatikan konsumen kita dukung, right? ;) dimulai dari orang2 terdekat kita aja, hehehe… ^_^
    anyway, trims om tribas atas kunjungannya!

    OK …SETUJU…

    OK MARI KITA BERSAMA SAMA PILIH OPERATOR YG BERPIHAK ADIL, MEMBUKA PELUANG USAHA RAKYAT BANYAK, DAN YANG TIDAK SULIT MENCARI PULSA NOMINAL BERAPUN JUMLAHNYA….

    SELAMAT DATANG XL & INDOSAT DI PASAR BARUMU…..

    U R WELCOME…

  96. Sombong amat sih Says:

    neteli sombong amat sih
    orang tsel ya? carmuk?

  97. Sombong amat sih Says:

    neteli tukang mloroti datang dari kubu TELKOMSEL hajaaarrrrrrrrrrrrrrrrrr

    WE SUPPORT U KANG MAS
    MEMANG BENAR BENAR NETELI DIA KANG MAS
    DAPLEK TEUNAAAAN

  98. *filtered*u Says:

    Gini lo maksudnya..
    dari sekian komentar yg ada,ko gada yang mau berpikir positip.

    semuanya hujat-menghujat..padahal sebenernya mereka para outlet juga kebagian rejeki dari TSEL dng jual produk2nya.
    Betul tidak….?

    KALO KITA MAU JUJUR itu juga yah..

    Apa bedanya dengan kalo kita kerja pada seorang bos terus kita menghujat orang itu abis2an tapi juga kita butuh gajiannya tiap bulan.hehehe..

    Mau ngasih makan anak kita dari uang hasil hujatan?
    Kalo emang senengnya gitu,wajar aja bangsa ini gabisa maju..

    LAWONG MENTALE KROPOS ko..kerjaannya cuma ngehujat doang.

    sombong amat sih lho…
    *filtered* tsel

  99. *filtered*u Says:

    neteli-tukang neteli duit rakyat

    sombong amat sih lho
    *filtered* tsel

  100. antiNetelinDuitRakyat Says:

    Kami hidup yg bukan krn hasil NETELIN duit rakyat, kami hidup memulai dari awal perlahan lahan

    Kami hidup bukan krn UPGRADE / MATAK diEMPOS

    Kami hidup dari hasil jerih paya kami

    Kami hidup yg tidak NETELIN duit rakyat dan tidak pernah khilaf akan uang rakyat

  101. pisspot Says:

    he5 pada marah2 aja, mestinya kita semua bisa maklum. kalian yg merasa stock dikurangin aja udah ribut dan merasa rugi. coba dipikir, apakah tsel juga ngk rugi ?? malah mungkin kerugiannya melebihi kita semua. menurut pandangan saya, kemungkinan pelanggan tsel lg mengalami lonjakan dan kapasitas server tsel sudah mulai ngos2an. jadi solusi satu2nya sekarang adalah mengurangi stock agar server ngk terlalu berat sambil menunggu kiriman hardware yg perlu diupgrade dan tentunya mesti diimport dari luar negeri. bukan seperti server teman2, tinggal singgah ke toko komputer, trus beli n plg lsg upgrade. saya rasa tsel sendiri juga lg menangis karena omsetnya pasti turun karena gangguan ini. blm2 lg komplain dari pelanggan atau penjual. salam damai semua dan semoga keadaan gangguan pengisian pulsa cepat berakhir. saya sendiri jg pusing dikomplain ama konsumen tetapi mau ngk mau kita harus hadapin karena itulah resiko kalo buka toko n jualan. kalo ngk mau dikomplain ya jualan cendol aja. he5 peace

  102. masyan Says: